Iran Luncurkan Gelombang Serangan Baru, Sirene Rudal Menyala di Seluruh Israel
Selasa, 17 Juni 2025 - 17:52 WIB
loading...
A
A
A
"Tinggalkan wilayah yang diduduki. Meninggalkan tanah yang diduduki ini adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan nyawa Anda," tegas Kolonel Sayyad, mengecam "rezim Zionis" atas agresi kriminal.
Operasi itu dilakukan setelah agresi Israel terhadap Republik Islam Iran yang dimulai pada Jumat pagi dan telah mengakibatkan pembunuhan banyak komandan militer Iran berpangkat tinggi, ilmuwan nuklir, dan warga sipil, termasuk anak-anak dan wanita.
Di antara para martir adalah Mayor Jenderal Mohammad Baqeri, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran; panglima tertinggi IRGC Hossein Salami; Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh, kepala divisi kedirgantaraan IRGC; komandan senior IRGC Jenderal Gholam Ali Rashid; dan kepala Organisasi Intelijen IRGC, Brigadir Jenderal Mohammad Kazemi.
Ilmuwan nuklir Dr. Fereydoon Abbasi, Dr. Mohammad Mehdi Tehranchi, dan Dr. Abdolhamid Minoucher juga tewas dalam serangan terpisah.
Sebelum operasi diluncurkan pada hari Jumat, Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Sayyid Ali Khamenei, mengatakan rezim Zionis membuat "kesalahan besar, kesalahan fatal" dengan menargetkan wilayah sipil di seluruh Iran dan memperingatkan konsekuensinya akan "menghancurkan mereka."
"Bangsa Iran tidak akan mengabaikan darah para martirnya yang berharga dan tidak akan mengabaikan agresi terhadap langitnya," tegas dia dalam pesan yang disiarkan televisi.
Baca juga: 9.900 Klaim dalam 2 Hari: Israel Rugi Rp4,5 Triliun akibat Serangan Iran
Operasi itu dilakukan setelah agresi Israel terhadap Republik Islam Iran yang dimulai pada Jumat pagi dan telah mengakibatkan pembunuhan banyak komandan militer Iran berpangkat tinggi, ilmuwan nuklir, dan warga sipil, termasuk anak-anak dan wanita.
Di antara para martir adalah Mayor Jenderal Mohammad Baqeri, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran; panglima tertinggi IRGC Hossein Salami; Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh, kepala divisi kedirgantaraan IRGC; komandan senior IRGC Jenderal Gholam Ali Rashid; dan kepala Organisasi Intelijen IRGC, Brigadir Jenderal Mohammad Kazemi.
Ilmuwan nuklir Dr. Fereydoon Abbasi, Dr. Mohammad Mehdi Tehranchi, dan Dr. Abdolhamid Minoucher juga tewas dalam serangan terpisah.
Sebelum operasi diluncurkan pada hari Jumat, Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Sayyid Ali Khamenei, mengatakan rezim Zionis membuat "kesalahan besar, kesalahan fatal" dengan menargetkan wilayah sipil di seluruh Iran dan memperingatkan konsekuensinya akan "menghancurkan mereka."
"Bangsa Iran tidak akan mengabaikan darah para martirnya yang berharga dan tidak akan mengabaikan agresi terhadap langitnya," tegas dia dalam pesan yang disiarkan televisi.
Baca juga: 9.900 Klaim dalam 2 Hari: Israel Rugi Rp4,5 Triliun akibat Serangan Iran
(sya)
Lihat Juga :