Iran akan Terus Gempur Israel selama Diserang, Dubes Mohammad Boroujerdi: Kami Negara yang Sangat Kuat
Selasa, 17 Juni 2025 - 15:35 WIB
loading...
Dubes Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi saat konferensi Pers menyikapi konflik negaranya dengan Israel di Kediaman Dubes Republik Islam Iran, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (17/6/2025). Foto/Arif Julianto
A
A
A
JAKARTA - Iran melalui kedutaan besar untuk Indonesia memastikan bakal terus menyerang Israel . Hal itu dilakukan selama tentara Zionis masih terus melakukan serangan terhadap Iran.
"Selama Iran diserang dan agresi masih terus berlanjut tentu kami akan melanjutkan bela diri aksi bela diri kami terhadap negara kami," ujar Dubes Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi dalam konferensi pers di rumah dinasnya, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (17/6/2025)
Dia menegaskan bahwa Iran bukanlah Gaza, Palestina yang dianggap tak memiliki kemampuan untuk melakukan serangan balik kepada Israel. Iran, kata dia, merupakan negara kuat yang bisa melakukan serangan militer kepada Israel.
Baca Juga: Iran Sudah Tembakkan 370 Rudal dan Drone ke Israel: 24 Orang Tewas, 500 Luka
"Kami adalah negara yang sangat kuat, yang mampu memberikan pembalasan dan bela diri dan ini menjadi momentumnya yang sangat penting bagi negara-negara yang dizalimi oleh rezim Zionis khususnya bangsa Palestina di Jalur Gaza, khususnya bangsa Lebanon."
Dia menyampaikan bahwa serangan balik Iran terhadap Israel merupakan pelajaran bagi tentara Zionis. Serangan Iran juga merupakan aksi nyata perjuangan rakyat khususnya kaum Islam terhadap tentara Zionis.
"Karena pertama, kami membela negara kami. Kedua, karena kami untuk menjaga kepentingan dari umat Islam memberikan tamparan dan pelajaran kepada rezim Zionis," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Iran telah menembakkan lebih dari 370 rudal dan drone ke Israel sebagai balasan atas agresi militer Zionis yang dimulai sejak Jumat pekan lalu. Serangan balasan Teheran ini telah menewaskan 24 orang dan lebih dari 500 lainnya terluka.
Data tersebut dirilis kantor berita AP, Selasa (17/6/2024) ketika Israel memperingatkan ratusan ribu orang untuk mengungsi dari pusat Ibu Kota Iran, Teheran, karena mengisyaratkan serangan udaranya akan meluas. Israel mengatakan serangan besar-besarannya terhadap para pemimpin militer Iran, lokasi pengayaan uranium, dan ilmuwan nuklir, diperlukan untuk mencegah musuh bebuyutannya itu semakin dekat untuk membangun senjata atom. Agresi tersebut telah menewaskan 224 orang sejak Jumat lalu.
"Selama Iran diserang dan agresi masih terus berlanjut tentu kami akan melanjutkan bela diri aksi bela diri kami terhadap negara kami," ujar Dubes Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi dalam konferensi pers di rumah dinasnya, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (17/6/2025)
Dia menegaskan bahwa Iran bukanlah Gaza, Palestina yang dianggap tak memiliki kemampuan untuk melakukan serangan balik kepada Israel. Iran, kata dia, merupakan negara kuat yang bisa melakukan serangan militer kepada Israel.
Baca Juga: Iran Sudah Tembakkan 370 Rudal dan Drone ke Israel: 24 Orang Tewas, 500 Luka
"Kami adalah negara yang sangat kuat, yang mampu memberikan pembalasan dan bela diri dan ini menjadi momentumnya yang sangat penting bagi negara-negara yang dizalimi oleh rezim Zionis khususnya bangsa Palestina di Jalur Gaza, khususnya bangsa Lebanon."
Dia menyampaikan bahwa serangan balik Iran terhadap Israel merupakan pelajaran bagi tentara Zionis. Serangan Iran juga merupakan aksi nyata perjuangan rakyat khususnya kaum Islam terhadap tentara Zionis.
"Karena pertama, kami membela negara kami. Kedua, karena kami untuk menjaga kepentingan dari umat Islam memberikan tamparan dan pelajaran kepada rezim Zionis," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Iran telah menembakkan lebih dari 370 rudal dan drone ke Israel sebagai balasan atas agresi militer Zionis yang dimulai sejak Jumat pekan lalu. Serangan balasan Teheran ini telah menewaskan 24 orang dan lebih dari 500 lainnya terluka.
Data tersebut dirilis kantor berita AP, Selasa (17/6/2024) ketika Israel memperingatkan ratusan ribu orang untuk mengungsi dari pusat Ibu Kota Iran, Teheran, karena mengisyaratkan serangan udaranya akan meluas. Israel mengatakan serangan besar-besarannya terhadap para pemimpin militer Iran, lokasi pengayaan uranium, dan ilmuwan nuklir, diperlukan untuk mencegah musuh bebuyutannya itu semakin dekat untuk membangun senjata atom. Agresi tersebut telah menewaskan 224 orang sejak Jumat lalu.
(zik)
Lihat Juga :