Trump Desak Semua Orang Tinggalkan Teheran, AS Akan Ikut Campur Perang Iran-Israel?

Selasa, 17 Juni 2025 - 09:46 WIB
loading...
Trump Desak Semua Orang...
Presiden AS Donald Trump desak semua orang tinggalkan Ibu Kota Iran, Teheran. Namun, dia tak mengonfirmasi apakah AS akan ikut campur dalam perang Iran-Israel. Foto/Iran International
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengeluarkan peringatan samar di Truth Social, mendesak semua orang untuk meninggalkan Ibu Kota Iran, Teheran, sesegera mungkin. Namun, dia tidak mengonfirmasi apakah Amerika akan ikut campur dalam perang antara Iran dan Israel yang sedang berlangsung.

Perang pecah setelah militer Zionis menyerang fasilitas nuklir dan militer Iran pada Jumat lalu, menggambarkan tindakan tersebut sebagai upaya pencegahan untuk menghentikan Teheran memperoleh senjata nuklir.

Israel juga telah menargetkan wilayah sipil, yang menyebabkan korban berjatuhan, dan menyerang markas stasiun televisi pemerintah Iran saat siaran langsung pada hari Senin.

Baca Juga: Perang Iran-Israel Memanas, AS Kerahkan Kapal Induk Nuklir Kedua ke Timur Tengah

Iran, yang menyangkal berupaya membuat senjata nuklir, mengatakan serangan udara militer Zionis merupakan deklarasi perang dan membalas dengan beberapa tembakan rudal balistik yang ditujukan ke Israel.

“Iran seharusnya menandatangani ‘kesepakatan’ yang saya minta mereka tandatangani. Sungguh memalukan dan membuang-buang nyawa manusia. Sederhananya, Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Saya sudah mengatakannya berulang-ulang!” tulis Trump pada Senin malam, saat konflik Iran-Israel memasuki hari kelima.

“Semua orang harus segera mengevakuasi Teheran!” imbuh pemimpin Amerika itu, tanpa merinci ke mana sekitar 10 juta penduduk ibu kota itu harus pergi.

Trump sebelumnya menegaskan bahwa AS tidak ada hubungannya dengan serangan Israel terhadap Iran, tetapi memperingatkan Teheran bahwa Washington akan melakukan pembalasan pada level yang belum pernah terlihat sebelumnya jika Iran menargetkan aset Amerika di Timur Tengah.

Trump menolak untuk menjelaskan apa yang mungkin memicu keterlibatan militer AS, dan mengatakan kepada wartawan pada hari Senin: “Saya tidak ingin membicarakan hal itu.”

Pada hari yang sama, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengonfirmasi pengerahan "kemampuan pertahanan" tambahan ke Timur Tengah, tanpa mengungkapkan aset militer mana yang dikirim selama akhir pekan.

Namun, laporan Reuters, Selasa (17/6/2025), menyebutkan bahwa Amerika telah mengerahkan kelompok penyerang kapal induk USS Nimitz ke Timur Tengah.

"Melindungi pasukan AS adalah prioritas utama kami, dan pengerahan ini dimaksudkan untuk meningkatkan postur pertahanan kami di kawasan tersebut," tulis Hegseth di X.

Menurut Military Watch, AS dilaporkan telah mengirim lebih dari 30 pesawat tanker pengisian bahan bakar udara melintasi Atlantik menuju Timur Tengah. Media tersebut menggambarkan penumpukan itu sebagai "belum pernah terjadi sebelumnya", yang menunjukkan bahwa itu dapat menandakan keterlibatan AS yang lebih luas dalam konflik Israel-Iran.

Israel dilaporkan telah meminta AS untuk berpartisipasi langsung dalam serangan terhadap Iran. Angkatan Udara Israel tidak memiliki bom penghancur bunker yang diperlukan untuk menghancurkan situs nuklir bawah tanah Iran yang dijaga ketat, tetapi Washington dapat memasoknya, menurut laporan Axios mengutip pejabat Israel.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak mengesampingkan opsi membunuh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, dengan mengatakan kepada ABC News pada hari Senin: "Itu akan mengakhiri konflik."

Teheran telah berulang kali menyatakan bahwa program nuklirnya bersifat damai dan menuduh Israel merusak upaya diplomatik Iran dengan AS.

"Iran tidak memulai perang ini dan tidak berkepentingan untuk mengabadikan pertumpahan darah. Namun, kami akan dengan bangga berjuang sampai titik darah penghabisan untuk melindungi tanah kami," tulis Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi di X pada hari Senin.

Dia memperingatkan bahwa tindakan Israel untuk membuat AS terperosok dalam perang abadi akan menghancurkan peluang solusi diplomatik.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Catat! Biaya Visa Masuk...
Catat! Biaya Visa Masuk Jepang Naik 5 Kali Lipat, Jadi Rp1,7 Juta
Rekomendasi
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
18 Gol, 6 Piala Dunia:...
18 Gol, 6 Piala Dunia: Messi Bikin Klose Angkat Topi
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved