Pertama Kali Ditembakkan Iran, Rudal Haj Qassem Sukses Bobol Iron Dome Israel

Senin, 16 Juni 2025 - 09:39 WIB
loading...
Pertama Kali Ditembakkan...
Salah satu rudal Iran yang berhasil menembus sistem pertahanan Iron Dome dan menghantam Israel adalah rudal Haj Qassem. Foto/X @WarMonitors
A A A
TEL AVIV - Iran telah menembakkan rudal balistik Haj Qassem untuk pertama kalinya dalam pertempuran melawan Israel pada Sabtu pekan lalu. Misil yang baru dikembangkan itu berhasil menembus sistem pertahanan Iron Dome, dan bahkan sistem pertahanan berlapis Israel lainnya.

Mengutip laporan CNN, Senin (16/6/2025), rudal Haj Qassem merupakan salah satu senjata yang membombardir Israel dari Sabtu hingga Minggu. Menurut laporan terbaru dari Jerusalem Post, jumlah korban tewas di Israel telah bertambah menjadi 16 orang dan 390 lainnya terluka.

Nama rudal tersebut diambil dari nama Jenderal Qassem Soleimani, perwira militer Iran yang tewas dalam serangan drone Amerika Serikat di Baghdad atas perintah Presiden Donald Trump pada tahun 2020.

Baca Juga: Ini Penampakan Rudal Iran Tembus Iron Dome lalu Hantam Pentagonnya Israel

Iran mengeklaim bahwa rudal balistik Haj Qassem dirancang untuk menghindari sistem pertahanan Iron Dome Israel—dan bahkan akan mampu melewati sistem pertahanan Terminal High Altitude Defense (THAAD) milik militer AS yang telah dikerahkan ke Israel.

“Rudal balistik baru ini juga dilengkapi dengan sistem navigasi canggih yang memungkinkannya menghantam sasaran dengan presisi dan melawan peperangan elektronik,” tulis berita Tansim Iran pada awal Mei.

Trump menyebut Soleimani sebagai "teroris nomor satu" dan membenarkan tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya tersebut dengan menyatakan bahwa sang jenderal "merencanakan serangan yang akan segera terjadi dan jahat terhadap diplomat dan personel militer Amerika."

"Atas arahan Presiden, militer AS telah mengambil tindakan defensif yang tegas untuk melindungi personel AS di luar negeri dengan membunuh Qassem Soleimani, kepala Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam Iran—, Organisasi Teroris Asing yang ditetapkan AS," kata Pentagon dalam sebuah pernyataan saat itu.

Iran menyebut pembunuhan Jenderal Soleimani sebagai tindakan perang dan melepaskan serangkaian rudal ke pangkalan AS di Irak saat itu.

Menurut laporan The Telegraph, hampir 10 persen dari ratusan rudal yang ditembakkan Iran berhasil lolos dari jaringan pertahanan udara berlapis Israel.

Militer Israel, dengan dalih agar tidak memberikan informasi apa pun yang dapat membantu Teheran dalam serangan di masa mendatang, tidak memberikan komentar resmi tentang jumlah rudal Iran yang berhasil lolos dari pencegatan sistem pertahanan udara Zionis.

Namun, serangan udara Iran menunjukkan kesulitan yang bahkan dialami salah satu sistem pertahanan udara terbaik di dunia dalam hal rudal balistik.

Rudal balistik dapat terbang dengan kecepatan hipersonik di atas Mach-5, yang berarti sangat sedikit baterai sistem permukaan-ke-udara yang mampu mencegatnya.

Sistem David's Sling milik Israel adalah salah satunya. Namun dengan rentetan puluhan rudal sekaligus, bahkan sistem ini pun kesulitan mengimbanginya.

Semakin banyak jumlah rudal, semakin besar kemungkinan setidaknya satu rudal berhasil menyelinap dan menemukan sasarannya.

Para pakar mengatakan kemungkinan Iran menggunakan sebagian besar rudal balistiknya untuk "mengalihkan perhatian dan membanjiri" pertahanan udara guna menciptakan celah bagi senjata yang lebih canggih.

Rudal Haj Qassem memiliki jangkauan sekitar 1.000 mil dan menggunakan bahan bakar padat, yang berarti senjata tersebut dapat disimpan di bawah tanah selama bertahun-tahun dan dibawa ke atas untuk ditembakkan.

"Rudal Iran berfokus pada kecepatan dan jangkauan, dengan mengorbankan presisi," kata Justin Crump, kepala eksekutif analis risiko geopolitik Sibylline.

Hal ini membuat kemungkinan besar Teheran akan kehilangan target militernya dan menyerang gedung sipil di sekitarnya.

Meskipun Israel hanyalah negara kecil, kemungkinan besar angkatan bersenjatanya memusatkan pertahanan mereka pada target militer, bukan pada wilayah sipil.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
Purbaya Tegaskan Investor...
Purbaya Tegaskan Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Tak Kebal Hukum
Berita Terkini
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved