Israel Terus Gempur Lokasi Militer dan Nuklir Iran, Oman Galang Upaya Diplomasi
Sabtu, 14 Juni 2025 - 13:05 WIB
loading...
Pemandangan bangunan yang rusak di ibu kota Iran, Teheran, setelah serangan pada 13 Juni 2025. Foto/Fatemeh Bahrami/Anadolu Agency
A
A
A
TEHERAN - Iran mengatakan telah menembakkan ratusan rudal balistik ke Israel sebagai balasan atas serangan Israel terhadap fasilitas nuklir dan pemimpin militernya. Serangan itu dibalas Israel dengan melancarkan lebih banyak serangan ke Iran.
Beberapa rudal Iran berhasil menghindari sistem pertahanan Iron Dome Israel semalam dan menghantam pusat kota Tel Aviv dan bagian lain negara penjajah itu.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan Teheran telah melewati batas merah dengan menargetkan wilayah sipil.
Sementara itu, sejumlah negara berupaya mendorong upaya diplomasi untuk meredakan perang antara Iran dan Israel.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Oman mengatakan Menteri Luar Negeri Badr Albusaidi telah melakukan serangkaian panggilan telepon dengan rekan-rekannya di seluruh dunia "sebagai bagian dari upaya diplomatik yang sedang berlangsung untuk menahan eskalasi dan ketegangan militer yang berbahaya" di Timur Tengah.
“Ketegangan tersebut dipicu oleh serangan langsung Israel terhadap wilayah Iran," ungkap Kemlu Oman di media sosial.
Kemlu Oman menjelaskan, “Albusaidi menekankan selama panggilan tersebut pentingnya menghentikan agresi … untuk mencegah pertumpahan darah, kehancuran, dan hilangnya nyawa lebih lanjut, dan untuk menjaga keamanan, stabilitas, dan kepentingan tertinggi kawasan dan rakyatnya.”
Pada hari Jumat, menteri tersebut mengecam serangan Israel terhadap Iran sebagai “ilegal, tidak dapat dibenarkan, dan ancaman serius terhadap stabilitas regional.”
Baca juga: Ratusan Rudal Iran Porak-porandakan Israel, Tembus ke Tel Aviv
Beberapa rudal Iran berhasil menghindari sistem pertahanan Iron Dome Israel semalam dan menghantam pusat kota Tel Aviv dan bagian lain negara penjajah itu.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan Teheran telah melewati batas merah dengan menargetkan wilayah sipil.
Sementara itu, sejumlah negara berupaya mendorong upaya diplomasi untuk meredakan perang antara Iran dan Israel.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Oman mengatakan Menteri Luar Negeri Badr Albusaidi telah melakukan serangkaian panggilan telepon dengan rekan-rekannya di seluruh dunia "sebagai bagian dari upaya diplomatik yang sedang berlangsung untuk menahan eskalasi dan ketegangan militer yang berbahaya" di Timur Tengah.
“Ketegangan tersebut dipicu oleh serangan langsung Israel terhadap wilayah Iran," ungkap Kemlu Oman di media sosial.
Kemlu Oman menjelaskan, “Albusaidi menekankan selama panggilan tersebut pentingnya menghentikan agresi … untuk mencegah pertumpahan darah, kehancuran, dan hilangnya nyawa lebih lanjut, dan untuk menjaga keamanan, stabilitas, dan kepentingan tertinggi kawasan dan rakyatnya.”
Pada hari Jumat, menteri tersebut mengecam serangan Israel terhadap Iran sebagai “ilegal, tidak dapat dibenarkan, dan ancaman serius terhadap stabilitas regional.”
Baca juga: Ratusan Rudal Iran Porak-porandakan Israel, Tembus ke Tel Aviv
(sya)
Lihat Juga :