Perang Iran-Israel Pecah, Begini Reaksi Dunia
Jum'at, 13 Juni 2025 - 14:41 WIB
loading...
A
A
A
Celik kemudian menuduh Israel bermusuhan terhadap upaya diplomatik, dengan mencatat bahwa serangan itu terjadi di tengah negosiasi yang sedang berlangsung antara AS dan Iran.
India mendesak Israel dan Iran untuk tidak meningkatkan ketegangan.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri India Randhir Jaiswal mendesak Israel dan Iran untuk menghindari langkah-langkah eskalasi apa pun, dengan mengatakan India memiliki hubungan "dekat dan bersahabat" dengan kedua negara.
"India mendesak dialog dan diplomasi dan memantau dengan saksama situasi yang berkembang, termasuk laporan terkait serangan terhadap situs nuklir," ujarnya.
"India "siap memberikan semua dukungan yang memungkinkan."
Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong khawatir dengan pecahnya konflik Iran dan Israel.
"Australia khawatir dengan eskalasi antara Israel dan Iran. Hal ini berisiko semakin mengganggu stabilitas kawasan yang sudah tidak stabil. Kami mengimbau semua pihak untuk menahan diri dari tindakan dan retorika yang akan semakin memperburuk ketegangan," katanya.
"Kita semua memahami ancaman program rudal balistik dan nuklir Iran merupakan ancaman bagi perdamaian dan keamanan internasional, dan kami mendesak para pihak untuk memprioritaskan dialog dan diplomasi," paparnya.
Perdana Menteri Selandia Baru Christopher Luxon menyesalkan pecahnya eskalasi Iran-Israel.
"Ini adalah perkembangan yang sangat tidak diinginkan di Timur Tengah. Risiko salah perhitungan sangat tinggi. Kawasan itu tidak memerlukan tindakan militer lagi, dan risiko yang terkait dengannya," katanya.
Sekretaris Kabinet Jepang Yoshimasa Hayashi mendesak langkah diplomatik.
“Jepang terus melakukan semua upaya diplomatik yang diperlukan untuk mencegah memburuknya situasi lebih lanjut, sambil menerapkan setiap langkah yang memungkinkan untuk memastikan perlindungan warga negara Jepang," katanya.
8. India
India mendesak Israel dan Iran untuk tidak meningkatkan ketegangan.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri India Randhir Jaiswal mendesak Israel dan Iran untuk menghindari langkah-langkah eskalasi apa pun, dengan mengatakan India memiliki hubungan "dekat dan bersahabat" dengan kedua negara.
"India mendesak dialog dan diplomasi dan memantau dengan saksama situasi yang berkembang, termasuk laporan terkait serangan terhadap situs nuklir," ujarnya.
"India "siap memberikan semua dukungan yang memungkinkan."
9. Australia
Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong khawatir dengan pecahnya konflik Iran dan Israel.
"Australia khawatir dengan eskalasi antara Israel dan Iran. Hal ini berisiko semakin mengganggu stabilitas kawasan yang sudah tidak stabil. Kami mengimbau semua pihak untuk menahan diri dari tindakan dan retorika yang akan semakin memperburuk ketegangan," katanya.
"Kita semua memahami ancaman program rudal balistik dan nuklir Iran merupakan ancaman bagi perdamaian dan keamanan internasional, dan kami mendesak para pihak untuk memprioritaskan dialog dan diplomasi," paparnya.
10. Selandia Baru
Perdana Menteri Selandia Baru Christopher Luxon menyesalkan pecahnya eskalasi Iran-Israel.
"Ini adalah perkembangan yang sangat tidak diinginkan di Timur Tengah. Risiko salah perhitungan sangat tinggi. Kawasan itu tidak memerlukan tindakan militer lagi, dan risiko yang terkait dengannya," katanya.
11. Jepang
Sekretaris Kabinet Jepang Yoshimasa Hayashi mendesak langkah diplomatik.
“Jepang terus melakukan semua upaya diplomatik yang diperlukan untuk mencegah memburuknya situasi lebih lanjut, sambil menerapkan setiap langkah yang memungkinkan untuk memastikan perlindungan warga negara Jepang," katanya.
(mas)
Lihat Juga :