Tragedi Air India Jatuh dan Meledak: 269 Orang Tewas, Penyebab Masih Misterius
Jum'at, 13 Juni 2025 - 07:06 WIB
loading...
A
A
A
Viswash Kumar Ramesh telah bepergian dengan pesawat itu bersama saudaranya yang lain, Ajay Ramesh. "Dia berkata, 'Saya tidak bisa melihat saudara saya—saya tidak bisa melihat penumpang lain'," kata Nayan Ramesh, mengutip saudaranya dalam panggilan video itu.
"Saya tidak tahu bagaimana saya bisa hidup," kata Nayan Ramesh, menirukan ucapan saudaranya.
Jet tersebut, Boeing 787-8 Dreamliner yang menuju Bandara Gatwick London, membawa 230 penumpang dan 12 awak pesawat saat jatuh pada pukul 13.38 siang waktu setempat, sekitar satu mil di barat daya Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel, di kota Ahmedabad.
Seorang pejabat senior kepolisian di Ahmedabad mengatakan 269 jenazah telah dibawa ke rumah sakit utama. Pejabat tersebut, Vishakha Dabral, memperingatkan bahwa jumlah pasti korban dapat berubah setelah tes an DNA.
Petugas penyelamat di lokasi kecelakaan, serta dokter dan petugas keamanan, mengatakan bahwa sebanyak tiga lusin orang yang terjebak di jalur pesawat yang jatuh itu mungkin telah tewas.
Para pejabat di lokasi mengatakan jet tersebut tampaknya telah meluncur di tanah, merusak bangunan, sebelum terbakar. Setidaknya lima mahasiswa di B.J. Medical College tewas, menurut Minakshi Parikh, dekan perguruan tinggi tersebut, yang mengatakan pesawat tersebut telah menabrak ruang makan tempat 60 hingga 80 mahasiswa sedang makan siang.
“Sebagian besar siswa berhasil selamat, tetapi 10 atau 12 orang terjebak dalam kobaran api,” katanya.
Amit Shah, Menteri Dalam Negeri India, mengatakan pesawat itu membawa 125.000 liter, atau 33.000 galon, bahan bakar. “Suhunya sangat tinggi sehingga tidak ada peluang untuk menyelamatkan orang,” katanya.
"Saya tidak tahu bagaimana saya bisa hidup," kata Nayan Ramesh, menirukan ucapan saudaranya.
Jet tersebut, Boeing 787-8 Dreamliner yang menuju Bandara Gatwick London, membawa 230 penumpang dan 12 awak pesawat saat jatuh pada pukul 13.38 siang waktu setempat, sekitar satu mil di barat daya Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel, di kota Ahmedabad.
Seorang pejabat senior kepolisian di Ahmedabad mengatakan 269 jenazah telah dibawa ke rumah sakit utama. Pejabat tersebut, Vishakha Dabral, memperingatkan bahwa jumlah pasti korban dapat berubah setelah tes an DNA.
Petugas penyelamat di lokasi kecelakaan, serta dokter dan petugas keamanan, mengatakan bahwa sebanyak tiga lusin orang yang terjebak di jalur pesawat yang jatuh itu mungkin telah tewas.
Para pejabat di lokasi mengatakan jet tersebut tampaknya telah meluncur di tanah, merusak bangunan, sebelum terbakar. Setidaknya lima mahasiswa di B.J. Medical College tewas, menurut Minakshi Parikh, dekan perguruan tinggi tersebut, yang mengatakan pesawat tersebut telah menabrak ruang makan tempat 60 hingga 80 mahasiswa sedang makan siang.
“Sebagian besar siswa berhasil selamat, tetapi 10 atau 12 orang terjebak dalam kobaran api,” katanya.
Amit Shah, Menteri Dalam Negeri India, mengatakan pesawat itu membawa 125.000 liter, atau 33.000 galon, bahan bakar. “Suhunya sangat tinggi sehingga tidak ada peluang untuk menyelamatkan orang,” katanya.
Lihat Juga :