Tragedi Air India Jatuh dan Meledak: 269 Orang Tewas, Penyebab Masih Misterius

Jum'at, 13 Juni 2025 - 07:06 WIB
loading...
A A A
Setelah kecelakaan itu, gumpalan asap mengepul dari reruntuhan pesawat saat petugas pemadam kebakaran menyiram bangunan yang hangus. Ekor pesawat yang robek terlihat menonjol keluar dari sisi bangunan, dan sayapnya tergeletak di jalan.

Ratusan petugas polisi dan petugas darurat masih berada di lokasi kejadian beberapa jam kemudian, menggunakan peralatan berat untuk melepaskan potongan-potongan pesawat dari sebuah bangunan. Petugas medis dan petugas penyelamat mengatakan sulit untuk melewati asap dan reruntuhan saat mereka mencari jenazah.

Penerbangan Air India 171 itu membawa 169 warga negara India, 53 warga Inggris, tujuh warga Portugal, dan satu warga Kanada. Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kecelakaan itu "sangat memilukan."

Pemerintah Inggris mengatakan sedang bekerja sama dengan pihak berwenang India untuk "segera mengungkap fakta", dan telah membuka saluran telepon bagi warga negara Inggris yang mencari informasi tentang kecelakaan itu. Perdana Menteri Keir Starmer mengatakan bahwa pemandangan kecelakaan itu "menghancurkan."

Amerika Serikat dan Inggris sama-sama mengatakan akan mengirim penyelidik ke India. "Apa pun yang dapat kami lakukan, kami akan segera ke sana," kata Presiden Donald Trump di Gedung Putih.

Tidak jelas berapa banyak penerbangan yang telah diselesaikan pesawat itu, meskipun pesawat itu dibuat pada tahun 2013.

Kecelakaan itu menimbulkan rintangan lain bagi Boeing, karena berjuang untuk pulih dari serangkaian kecelakaan dan kecelakaan memalukan yang telah melanda jajaran pesawat 737-nya, membahayakan apa yang disebut oleh kepala eksekutif barunya, Kelly Ortberg, sebagai "tahun pemulihannya."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Gempa Dahsyat Guncang...
Gempa Dahsyat Guncang Turki dan Suriah, Ribuan Orang Tewas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved