Jam Malam Diberlakukan di Los Angeles, Penangkapan Demonstran Makin Masif

Rabu, 11 Juni 2025 - 15:57 WIB
loading...
Jam Malam Diberlakukan...
Pengakapan demonstran makin masif di Los Angeles. Foto/X/@shivam_rajvansi
A A A
LOS ANGELES - Polisi Los Angeles mulai menangkap orang-orang di pusat kota, saat kelompok-kelompok berkumpul melanggar jam malam setelah hari kelima protes terhadap tindakan keras imigrasi Donald Trump.

Penjarahan dan vandalisme di kota terbesar kedua di AS telah merusak protes yang sebagian besar damai atas peningkatan penangkapan oleh otoritas imigrasi.

Demonstrasi yang dimulai pada hari Jumat, dan beberapa aksi kekerasan yang terisolasi mendorong Trump untuk mengambil langkah luar biasa dengan mengirim pasukan, meskipun gubernur negara bagian keberatan.

Protes kembali berubah menjadi buruk setelah hari Selasa gelap, tetapi satu jam setelah jam malam dimulai, hanya segelintir pengunjuk rasa yang tersisa di pusat kota, dengan polisi melakukan beberapa penangkapan saat mereka memperingatkan orang-orang yang tertinggal untuk pergi.

“Beberapa kelompok terus berkumpul di 1st St antara Spring dan Alameda” di dalam area jam malam yang ditetapkan di pusat kota, tulis Departemen Kepolisian Los Angeles (LAPD) pada X Selasa malam, dilansir Al Arabiya.

“Kelompok-kelompok itu sedang ditangani dan penangkapan massal sedang dilakukan.”

Polisi menangkap 25 orang karena dicurigai melanggar jam malam hingga Selasa malam, Los Angeles Times melaporkan.

Baca Juga: Konflik Trump - Musk Memanas, Perang Alien Vs Predator Dimulai?

Jumlah penangkapan kemungkinan akan meningkat karena penegak hukum berupaya untuk mengusir pengunjuk rasa yang tersisa dari area tersebut, kata surat kabar itu.

Sebelumnya, Wali Kota Los Angeles Karen Bass mengatakan bahwa ia telah mengeluarkan jam malam "untuk menghentikan vandalisme, untuk menghentikan penjarahan."

Satu mil persegi (2,5 kilometer persegi) dari luas wilayah kota yang lebih dari 500 mil persegi akan ditutup mulai pukul 8:00 malam dan 6:00 pagi (0300 hingga 1300 GMT) untuk semua orang kecuali warga, jurnalis, dan layanan darurat, tambahnya.

Seorang pengunjuk rasa mengatakan kepada AFP bahwa penangkapan para migran di kota dengan populasi imigran dan Latin yang besar adalah akar dari kerusuhan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
YouTuber Korea Korban...
YouTuber Korea Korban Rasis Dapat Undangan Istimewa FIFA
Berita Terkini
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved