Memalukan, Inggris dan Prancis Batalkan Rencana untuk Akui Negara Palestina

Selasa, 10 Juni 2025 - 09:14 WIB
loading...
A A A
Presiden Prancis Emmanuel Macron sebelumnya telah menyatakan mengakui Negara Palestina merupakan "tugas moral dan persyaratan politik", tetapi menurut pejabat yang memberi pengarahan kepada para koleganya di Israel minggu ini, pengakuan tidak akan diumumkan lagi di konferensi tersebut.

Sebaliknya, pengakuan tersebut diposisikan ulang sebagai hasil yang jauh bergantung pada serangkaian kondisi, termasuk gencatan senjata permanen di Gaza, pembebasan sandera Israel, dan restrukturisasi Otoritas Palestina untuk mengecualikan Hamas.

Pemerintah Inggris, yang menghadapi tekanan yang semakin meningkat dari anggota Parlemen untuk mengambil tindakan yang lebih kuat terhadap Israel, telah mengambil posisi yang sama.

Mengutip laporan The Guardian, Selasa (10/6/2025), pejabat Inggris dan Prancis sekarang memandang pengakuan bukan sebagai posisi moral atau kewajiban hukum, tetapi sebagai hadiah yang bergantung pada kepatuhan warga Palestina terhadap kerangka kerja yang sebagian besar dibentuk oleh prioritas Israel.

Namun, publik Israel sebagian besar telah meninggalkan gagasan solusi dua negara. Menurut angka yang dikutip oleh The Guardian, hanya 20 persen warga Israel yang mendukung pembentukan Negara Palestina, sementara 56 persen warga Yahudi Israel mendukung pemindahan warga Palestina ke negara lain, yang secara eksplisit mendukung pembersihan etnis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Nah, Pentagon Minta...
Nah, Pentagon Minta Anggaran Rp1.426 Triliun untuk Tutupi Biaya Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved