Militer Israel Culik Aktivis Greta Thunberg saat Kapalnya Hendak Kirim Bantuan ke Gaza
Senin, 09 Juni 2025 - 10:08 WIB
loading...
A
A
A
Kelompok itu menulis: “Beberapa saat yang lalu, pesawat tanpa awak menjatuhkan bahan kimia tak dikenal di Madleen. Segera setelah itu, relawan damai kami ditabrak dan dicegat sebelum pasukan Israel menaiki kapal. Kami kehilangan semua kontak dengan mereka beberapa detik kemudian.”
Kapal berbendera Inggris bernama Madleen, yang dioperasikan oleh Freedom Flotilla Coalition, meninggalkan Italia pada tanggal 1 Juni.
Kapal ini bertujuan untuk menantang blokade Israel, yang telah berlangsung selama bertahun-tahun, bahkan sebelum perang Israel-Hamas sejak Oktober 2023.
Katz mengatakan Israel akan menindak segala upaya untuk mematahkan blokade.
Thunberg telah memposting di Instagram segera setelah pernyataan Katz pada hari Minggu.
“Saat kami berlayar mendekati Gaza dengan Israel yang mengatakan mereka tidak akan mengizinkan kapal itu tiba dengan bantuan kemanusiaan (yang akan menjadi kejahatan bagi mereka), sangat penting untuk diingat bahwa misi ini bukan tentang kita atau kapalnya,” tulisnya.
“Ini tentang genosida, blokade, dan penindasan sistematis terhadap warga Palestina," lanjut Thunberg.
“Orang-orang di Gaza tidak membutuhkan siapa pun untuk datang dan menyelamatkan mereka, mereka membutuhkan kita untuk memperkuat dan mendukung perjuangan mereka demi keadilan, bahwa kita mengakhiri keterlibatan kita, memberikan tekanan, dan memutus hubungan dengan mereka yang melakukan pelanggaran hak asasi manusia. Tetapkan semua mata di dek tetapi yang terpenting, semua mata tertuju pada Palestina dan semua orang yang tertindas," paparnya.
Kapal berbendera Inggris bernama Madleen, yang dioperasikan oleh Freedom Flotilla Coalition, meninggalkan Italia pada tanggal 1 Juni.
Kapal ini bertujuan untuk menantang blokade Israel, yang telah berlangsung selama bertahun-tahun, bahkan sebelum perang Israel-Hamas sejak Oktober 2023.
Katz mengatakan Israel akan menindak segala upaya untuk mematahkan blokade.
Thunberg telah memposting di Instagram segera setelah pernyataan Katz pada hari Minggu.
“Saat kami berlayar mendekati Gaza dengan Israel yang mengatakan mereka tidak akan mengizinkan kapal itu tiba dengan bantuan kemanusiaan (yang akan menjadi kejahatan bagi mereka), sangat penting untuk diingat bahwa misi ini bukan tentang kita atau kapalnya,” tulisnya.
“Ini tentang genosida, blokade, dan penindasan sistematis terhadap warga Palestina," lanjut Thunberg.
“Orang-orang di Gaza tidak membutuhkan siapa pun untuk datang dan menyelamatkan mereka, mereka membutuhkan kita untuk memperkuat dan mendukung perjuangan mereka demi keadilan, bahwa kita mengakhiri keterlibatan kita, memberikan tekanan, dan memutus hubungan dengan mereka yang melakukan pelanggaran hak asasi manusia. Tetapkan semua mata di dek tetapi yang terpenting, semua mata tertuju pada Palestina dan semua orang yang tertindas," paparnya.
(mas)
Lihat Juga :