Negara Ini Larang Warganya Mengajak Anjingnya Berjalan-jalan, Berikut 4 Alasannya

Senin, 09 Juni 2025 - 03:30 WIB
loading...
Negara Ini Larang Warganya...
Iran melarang warganya untuk mengajak anjingnya berjalan-jalan. Foto/X/@Osint613
A A A
TEHERAN - Pemerintah Iran memperluas larangan membawa anjing jalan-jalan di tempat umum ke beberapa kota di seluruh negeri, dengan alasan masalah kesehatan masyarakat, ketertiban sosial, dan keselamatan.

Larangan tersebut -- yang menggemakan arahan polisi tahun 2019 yang melarang membawa anjing jalan-jalan di Teheran -- diperluas ke kota Ilam di barat pada hari Minggu, menurut laporan.

Setidaknya 17 kota lain memberlakukan larangan serupa dalam beberapa hari terakhir, termasuk Isfahan di pusat kota dan Kerman di selatan.

Negara Ini Larang Warganya Mengajak Anjingnya Berjalan-jalan, Berikut 4 Alasannya

1. Simbol Pengaruh Barat

Memiliki dan mengajak anjing jalan-jalan telah menjadi topik yang kontroversial sejak revolusi Islam 1979 di Iran, meskipun tidak ada hukum yang secara langsung melarang kepemilikan anjing.

Akan tetapi, banyak cendekiawan agama menganggap mengelus anjing atau bersentuhan dengan air liurnya sebagai "najis" atau najis secara ritual, sementara beberapa pejabat memandangnya sebagai simbol pengaruh budaya Barat.

Baca Juga: Aliansi Eropa - Yahudi di Ujung Tanduk

2. Mencegah Warga Memiliki Anjing

Pemerintah daerah secara berkala memberlakukan larangan mengajak anjing jalan-jalan di tempat umum atau membawanya di dalam kendaraan sebagai bagian dari kampanye yang lebih luas untuk mencegah kepemilikan anjing.

Penegakan pembatasan tersebut sebagian besar tidak konsisten, karena banyak pemilik terus mengajak anjing mereka jalan-jalan di Teheran dan tempat lain di seluruh Iran.

Pada hari Minggu, surat kabar reformis Etemad mengutip seorang pejabat dari kota Ilam yang mengatakan bahwa "tindakan hukum akan diambil terhadap pelanggar," tanpa menjelaskan lebih lanjut.

3. Menjaga Kenyamanan Masyarakat

Pada hari Sabtu, surat kabar pemerintah Iran mengatakan tindakan terbaru tersebut ditujukan untuk "menjaga ketertiban umum, memastikan keselamatan, dan melindungi kesehatan masyarakat."

"Membawa anjing jalan-jalan merupakan ancaman bagi kesehatan, kedamaian, dan kenyamanan masyarakat," kata Abbas Najafi, jaksa kota Hamedan di bagian barat, seperti dikutip oleh surat kabar Iran.

Pada tahun 2021, sekitar 75 anggota parlemen mengecam kepemilikan hewan peliharaan sebagai "masalah sosial yang merusak", dengan mengatakan bahwa hal itu dapat "secara bertahap mengubah cara hidup Iran dan Islam."

4. Bukan Cermin Budaya Islam

Pada tahun 2017, pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan bahwa "memelihara anjing untuk alasan selain menggembala, berburu, dan menjaga anjing dianggap tercela."

"Jika praktik ini menyerupai praktik non-Muslim, mempromosikan budaya mereka, atau menyebabkan kerugian dan gangguan terhadap tetangga, maka itu dianggap terlarang," tambahnya, menurut kantor berita Tasnim.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Raksasa Teknologi Oracle...
Raksasa Teknologi Oracle PHK 21.000 Karyawan usai Fokus Bisnis Beralih ke AI
Rekomendasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Bank Kalteng Jadi Sponsor...
Bank Kalteng Jadi Sponsor Utama Adhyaksa FC di Super League Musim Depan
Di Tengah Popularitasnya,...
Di Tengah Popularitasnya, Arcelly Idol Ternyata Masih Bergantung pada Benda Ini
Berita Terkini
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved