Mengapa PM Israel Benjamin Netanyahu Muncul di Terowongan Dekat Masjid Al-Aqsa? Ini Analisisnya

Minggu, 08 Juni 2025 - 14:39 WIB
loading...
A A A
Silwan yang dulunya dianggap sebagai benteng selatan Masjid Al-Aqsa, kini dikepung oleh perluasan permukiman ilegal Israel: bagian atasnya diambil alih oleh pos-pos terdepan pemukim dan lapisan bawahnya terkikis oleh terowongan Israel.

Selama empat tahun terakhir, otoritas Israel telah melarang Abu Ramouz memasuki Masjid Al-Aqsa, mengeluarkan perintah deportasi sewenang-wenang. Sekarang, dia salat di jalan pada titik terdekat yang memungkinkan untuk menjaga hubungan fisik dan spiritual dengan masjid.

Selama pawai dan perayaan para pemukim ilegal Israel, Abu Ramouz berangkat untuk salat bersama wanita tua Nafisa Khweis dan pria tua Khair al-Shami—keduanya juga dilarang masuk ke masjid. Saat mereka sampai di jalan terdekat, mereka diserang.

“Mereka meludahi kami, lalu mendekati kami, mendorong kami, dan menuntut kami pergi. Kami menolak. Kemudian mereka menyerang kami di depan polisi Israel, yang tidak melakukan apa pun untuk menghentikan mereka,” katanya kepada Palestine Chronicle.

Abu Ramouz mendokumentasikan pelanggaran serius di Kota Tua, tempat para pemukim ilegal Israel berbaris dalam kelompok besar, menyerang toko-toko Palestina, melontarkan hinaan kepada pemilik toko, dan memukul siapa pun yang mereka temui di gang-gang.

Pada kesempatan seperti itu, warga Palestina menutup toko-toko mereka untuk menghindari menjadi sasaran. Polisi Israel tidak memberikan perlindungan—sebaliknya, mereka sering menghukum para korban daripada para penyerang.

“Kota Tua dan Alun-alun Gerbang Damaskus diubah menjadi zona militer, dan Wadi al-Joz ditutup untuk mencegah orang-orang mencapai Al-Aqsa. Bahkan mereka yang tidak memiliki perintah deportasi ditolak masuk,” imbuh dia.

Adegan-adegan itu terulang setiap tahun, tetapi tahun ini sangat keras dan agresif di bawah arahan politisi sayap kanan Itamar Ben-Gvir dan Bezalel Smotrich.

“Para pemukim telah menerima lampu hijau dari pemerintah ekstremis ini untuk meyahudikan Al-Aqsa, dengan dukungan penuh negara dan anggaran besar untuk mendanai penggerebekan mereka,” kata Abu Ramouz.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Perang Berpotensi Meluas,...
Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran
Rekomendasi
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Malaysia Comeback, Tundukkan Myanmar 2-1
Kapolri dan Istri Tinjau...
Kapolri dan Istri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, Dukung Penguatan UMKM
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Infografis
Ini Alasan Mengapa Tanaman...
Ini Alasan Mengapa Tanaman Ganja Harus Ditanam di Ketinggian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved