Myanmar Tangkap Anak Perempuan 6 Tahun setelah Jenderal Junta Ditembak Mati

Minggu, 08 Juni 2025 - 08:22 WIB
loading...
A A A
Pembunuhan Brigadir Jenderal Cho Tun Aung adalah serangan terbaru terhadap tokoh-tokoh yang terkait dengan militer yang berkuasa yang melancarkan pengambilalihan negara tersebut pada tahun 2021 setelah menggulingkan pemerintahan Aung San Suu Kyi yang dipilih secara demokratis.

Sejak kudeta dan pecahnya perang saudara di Myanmar, pembunuhan yang ditargetkan telah dilakukan terhadap perwira militer aktif dan pensiunan berpangkat tinggi, serta pegawai negeri senior, pejabat lokal, rekan bisnis jenderal yang berkuasa, dan tersangka informan.

Segera setelah melakukan pembunuhan tersebut, Golden Valley Warriors mengatakan dalam sebuah pernyataan yang diunggah di Facebook bahwa Cho Tun Aung telah mengajar keamanan internal dan antiterorisme di Sekolah Tinggi Pertahanan Nasional Myanmar dan, melalui tindakannya, terlibat dalam kekejaman yang dilakukan oleh militer dalam perang saudara yang sedang berlangsung.

Junta militer telah mengalami kemunduran teritorial yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir, tetapi para analis mengatakan bahwa mereka masih jauh dari kata kalah, dengan Angkatan Udara yang kuat yang dipasok oleh jet tempur Rusia dan dukungan militer dari China.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Jenderal Iran Incar...
Jenderal Iran Incar Trump dan Netanyahu, Balas Dendam untuk Khamenei
Militer China Mempromosikan...
Militer China Mempromosikan 2 Jenderal Baru setelah Banyak yang Dipecat karena Korupsi
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Diiringi Jutaan Pelayat,...
Diiringi Jutaan Pelayat, Jenazah Ali Khamenei Dimakamkan di Kota Mashhad
Ngamuk! Iran Gempur...
Ngamuk! Iran Gempur Pangkalan Militer AS di Bahrain dan Yordania, Hancurkan Fasilitas Radar
Rekomendasi
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
Hapus Pajak JHT, Presiden...
Hapus Pajak JHT, Presiden Buruh Klaim Kantongi Restu Dirut BPJS Ketenagakerjaan
Berita Terkini
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
Infografis
Vaksinasi Covid-19 Anak...
Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6 Bulan-11 Tahun Mulai Maret 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved