7 Fakta The Popular Force yang Berafiliasi dengan Israel untuk Melawan Hamas

Sabtu, 07 Juni 2025 - 17:35 WIB
loading...
A A A
Analis keamanan Michael Milshtein, dari Moshe Dayan Center di Tel Aviv, menggambarkan keputusan untuk mendukung kelompok Abu Shabab sebagai "fantasi, bukan sesuatu yang benar-benar dapat Anda gambarkan sebagai strategi". Berbicara kepada AFP, Milshtein mencatat bahwa kelompok tersebut telah dikecam oleh para pemimpin sukunya sendiri sebagai "kolaborator dan gangster", dan mengatakan tentara Israel menawarkan mereka "senjata, uang, dan tempat berlindung" sebagai imbalan untuk mengganggu stabilitas wilayah yang dikuasai Hamas.

7. Menciptakan Krisis Kemanusiaan Buatan

Hamas mengecam keras kelompok tersebut, menuduhnya melakukan pengkhianatan dan terlibat dalam menciptakan krisis kemanusiaan buatan. Dalam pernyataan resmi, kelompok itu mengatakan memiliki "bukti jelas adanya koordinasi antara geng-geng penjarah ini, kaki tangan pendudukan, dan tentara musuh itu sendiri".

Menanggapi tuduhan tersebut, The Popular Forces mengeluarkan pernyataan yang membantah adanya hubungan dengan Israel. "Kami tidak pernah, dan tidak akan pernah, menjadi alat pendudukan," katanya. "Senjata kami sederhana, ketinggalan zaman, dan diperoleh melalui dukungan rakyat kami sendiri."

Meskipun ada penyangkalan, video yang beredar di media sosial tampaknya memperlihatkan para pejuang yang diperlengkapi dengan baik mengenakan perlengkapan militer, termasuk helm dan rompi yang dihiasi bendera Palestina dan label "Layanan Anti-Teror" dalam bahasa Arab dan Inggris, dengan spekulasi bahwa peralatan tersebut disediakan oleh Israel.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Tim Pelajar Indonesia...
Tim Pelajar Indonesia Sabet 4 Medali di Olimpiade Kimia Internasional 2026
Soal Biaya Lepas Status...
Soal Biaya Lepas Status WNI Rp5 Juta, Menkum Supratman: Kami Kaji Kembali
Febrie Adriansyah Penuhi...
Febrie Adriansyah Penuhi Panggilan Panggilan Pemeriksaan Tim 9 Kejagung
Berita Terkini
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved