Ungkap Virus Corona Serang Kapal Induk AS, Kapten Crozier Dipecat

Jum'at, 03 April 2020 - 07:21 WIB
Ungkap Virus Corona...
Ungkap Virus Corona Serang Kapal Induk AS, Kapten Crozier Dipecat
A A A
WASHINGTON - Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) memecat kapten kapal induk bertenaga nuklir USS Theodore Roosevelt, Brett Crozier. Dia dipecat setelah mengungkap virus corona COVID-19 telah mewabah di dalam kapal dan menginfeksi banyak awak.

Kapten Crozier mengungkapkannya dalam surat yang dia tulis kepada para petinggi Angkatan Laut AS. Dalam suratnya itu, dia meminta Angkatan Laut mengarantina ribuan pelaut.

Namun, surat yang semestinya rahasia itu bocor ke media lokal, San Francisco Chronicle. Bocornya surat itu dianggap sebagai pelanggaran oleh Crozier. (Baca: Virus Corona Serang Kapal Induk Nuklir AS, Kaptennya Minta Tolong )

Selama konferensi pers hari Kamis, pelaksana tugas (plt) Sekretaris Angkatan Laut AS Thomas Modly menjelaskan bahwa Crozier tidak dibebaskan dari tugasnya karena menulis surat itu, tetapi karena ia mengirimnya ke luar rantai komando.

"Mengangkat lonceng alarm yang tidak perlu, yang merusak upaya Angkatan Laut untuk mengendalikan virus," kata Modly, seperti dikutip Reuters, Jumat (3/4/2020).

"Crozier menunjukkan penilaian yang sangat buruk di tengah wabah dan bahwa mengirim surat secara luas adalah sama sekali tidak perlu dilakukan," lanjut Modly.

"Ini menciptakan persepsi bahwa Angkatan Laut tidak dalam pekerjaanya, pemerintah tidak pada pekerjaanya dan itu tidak benar," kata Modly.

"Saya tidak membuat keputusan ini dengan ringan. Saya tidak ragu dalam pikiran saya bahwa Kapten Crozier melakukan apa yang menurutnya adalah demi keselamatan dan kesejahteraan krunya," imbuh Modly. (Baca juga: Virus Corona Serang Kapal Induk Nuklir AS, 2.700 Pelaut Dievakuasi )

Mengenai surat hari Senin dari Crozier, Modly mengatakan kepada wartawan pada hari Rabu; "Saya tidak tahu siapa yang membocorkan surat kepada media. Itu akan menjadi sesuatu yang akan melanggar prinsip-prinsip tata tertib dan disiplin yang baik, jika dia bertanggung jawab untuk itu. Tetapi Saya tidak tahu itu."

"Fakta bahwa dia menulis surat sampai ke rantai komandonya untuk mengungkapkan keprihatinannya sama sekali tidak akan menghasilkan jenis pembalasan," papar Modly.

Dalam surat yang diterbitkan hari Selasa oleh San Francisco Chronicle, Crozier menulis; "Minta semua sumber daya yang tersedia untuk menemukan NAVADMIN (Komando Personel Angkatan Laut) dan CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit) AS kamar karantina yang sesuai untuk seluruh kru saya segera."

Crozier minta 5.000 pelaut di dalam kapal dievakuasi. “Ini akan membutuhkan solusi politik, tetapi itu adalah hal yang benar untuk dilakukan. Kami tidak berperang. Pelaut tidak perlu mati. Jika kita tidak bertindak sekarang, kita gagal untuk merawat dengan baik aset kita yang paling tepercaya—pelaut kita," lanjut surat Crozier.

Kapal induk itu berlabuh di Guam pekan lalu setelah beberapa awaknya dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 . Menurut sumber anonim yang berbicara kepada San Francisco Chronicle, sekarang ada sekitar 200 kasus COVID-19 di dalam kapal.

Sekitar dua minggu sebelumnya, yang merupakan masa inkubasi virus, kapal itu berlabuh di pelabuhan Vietnam, Da Nang. Para kru melakukan kontak dengan penduduk setempat.

Namun, versi Angkatan Laut ada 93 pelaut yang dites positif terinfeksi COVID-19. Menurut Angkatan Laut jumlah pelaut yang dievakuasi totalnya akan mencapai 2.700, di mana 1000 pelaut sudah dievakuasi untuk tahap awal.
(mas)
Berita Terkait
686 Awak Kapal Induk...
686 Awak Kapal Induk Nuklir Prancis Terinfeksi COVID-19
Lagi, Kapal Perang AS...
Lagi, Kapal Perang AS Jadi Korban Keganasan Virus Corona
Kapal Induk Prancis...
Kapal Induk Prancis Lumpuh, 1.000 Pelaut Lebih Terinfeksi COVID-19
Virus Corona Kembali...
Virus Corona Kembali Bobol Kapal Induk Nuklir AS
Pertama Kali, COVID-19...
Pertama Kali, COVID-19 Renggut Pelaut Kapal Induk Nuklir AS
Virus COVID-19 Serang...
Virus COVID-19 Serang Kapal Induk, Prancis Lakukan Investigasi
Berita Terkini
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
27 menit yang lalu
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
1 jam yang lalu
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
2 jam yang lalu
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
3 jam yang lalu
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
4 jam yang lalu
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
5 jam yang lalu
Infografis
6 Fakta Buster GBU-57,...
6 Fakta Buster GBU-57, Bom Bunker AS yang Serang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved