Berubah Arah, Kanada Ngotot India Hadir di Meja Perundingan G7

Sabtu, 07 Juni 2025 - 13:53 WIB
loading...
Berubah Arah, Kanada...
Perdana Menteri India Narendra Modi. Foto/sputnik
A A A
TORONTO - Perdana Menteri (PM) Kanada Mark Carney telah mengundang PM India Narendra Modi untuk menghadiri pertemuan puncak para pemimpin G7 mendatang yang akan berlangsung di provinsi Alberta, Kanada, akhir bulan ini. Langkah ini merupakan perubahan arah yang diambil Kanada.

"Hari ini, Perdana Menteri Mark Carney, berbicara dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi. Kedua pemimpin membahas hubungan jangka panjang antara Kanada dan India, termasuk hubungan antarmasyarakat yang mendalam dan hubungan komersial yang signifikan,” ungkap pernyataan kantor PM Kanada.

Kantor PM Kanada menjelaskan, “Yang terpenting, ada kesepakatan untuk melanjutkan dialog penegakan hukum dan diskusi yang membahas masalah keamanan. Perdana Menteri Carney menyampaikan undangan kepada Perdana Menteri Modi untuk menghadiri Pertemuan Puncak Para Pemimpin G7 Kanada 2025 di Kananaskis, Alberta."

Pertemuan G7 akan berlangsung dari tanggal 15 hingga 17 Juni. Modi telah setuju untuk berpartisipasi.

"India dan Kanada akan bekerja sama dengan semangat yang DIPERBARUI, dipandu oleh rasa saling menghormati dan kepentingan bersama," ungkap Modi.

Perdana Menteri Carney harus membela keputusannya mengundang Narendra Modi di tengah perselisihan India-Kanada.

"India (adalah) ekonomi terbesar kelima di dunia, yang menjadi pusat sejumlah rantai pasokan tersebut," ujar dia kepada wartawan.

Pada tahun 2023, Kanada menuduh pemerintah Modi membunuh seorang pemimpin gerakan separatis Khalistan yang dilindungi Kanada dan AS di wilayah mereka.

Baca juga: Abu Ubaidah Puji Operasi Elite Al-Qassam, 4 Tentara Israel Tewas
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Ikuti Indonesia, Inggris...
Ikuti Indonesia, Inggris Resmi Melarang Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved