Kekurangan Dana Perang, Israel Jual Surat Utang di AS Senilai Rp82 Triliun

Sabtu, 07 Juni 2025 - 12:27 WIB
loading...
Kekurangan Dana Perang,...
Tentara Israel memanggul amunisi untuk tank. Foto/anadolu
A A A
TEL AVIV - Israel menjual surat utang dalam jumlah rekor di Amerika Serikat (AS) sejak perangnya di Gaza meletus pada 7 Oktober 2023. Kabar itu diungkap laporan Bloomberg pada hari Jumat (6/6/2025).

Pialang obligasi pemerintah Israel yang berbasis di AS, Israel Bonds, mengatakan telah menjual utang senilai USD5 miliar (Rp82 triliun) dalam dua puluh bulan terakhir.

Tingkat penerbitan obligasi itu lebih dari dua kali lipat dari yang dikumpulkan Israel Bonds, dalam periode waktu yang sama sebelumnya.

Perang Israel di Gaza dimulai setelah serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober 2023 di Israel selatan yang menewaskan sekitar 1.200 orang. Israel menanggapi dengan memukul Jalur Gaza dan menginvasinya.

Lebih dari 54.000 orang, terutama wanita dan anak-anak, telah tewas dalam serangan Israel, dan penduduk menghadapi "kelaparan yang akan segera terjadi", menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Israel Bonds berafiliasi dengan Kementerian Keuangan Israel dan menjual obligasi di dalam AS kepada investor ritel dan institusional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Jangan Cuma Istri, Suami...
Jangan Cuma Istri, Suami Juga Harus Periksa Kesuburan saat Program Hamil
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved