Netanyahu Akui Israel Mempersenjatai Geng-geng Penjahat Gaza untuk Picu Kekacauan

Sabtu, 07 Juni 2025 - 08:23 WIB
loading...
Netanyahu Akui Israel...
Anggota geng Abu Shabab di Gaza, terlihat dalam video terbaru yang diunggah kelompok tersebut di Facebook. Foto/facebook
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengakui negaranya mempersenjatai geng-geng di Gaza. Geng kriminal itu dituduh kelompok-kelompok bantuan telah mencuri bantuan kemanusiaan yang menyelamatkan nyawa, dalam upaya melawan gerakan Palestina Hamas.

Pada hari Kamis (5/6/2025), Netanyahu mengatakan pemerintahnya telah "mengaktifkan" klan-klan lokal yang kuat di daerah kantong itu atas saran dari "pejabat keamanan," beberapa jam setelah mantan Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman menuduh geng yang didukung Israel itu berafiliasi dengan kelompok Negara Israel (ISIS).

"Kami memanfaatkan klan-klan di Gaza yang menentang Hamas... Apa yang salah dengan itu?" ujar Netanyahu dalam video yang diunggah di X.

Dia menambahkan, "Itu bagus. Itu menyelamatkan nyawa tentara Israel."

Beberapa jam sebelumnya, kantor Netanyahu mengatakan, "Israel berupaya mengalahkan Hamas dengan berbagai cara, atas rekomendasi semua kepala lembaga keamanan."

Citra satelit dan video yang dilihat surat kabar Israel Haaretz menunjukkan geng yang didukung Israel telah memperluas kehadirannya di Gaza selatan, dan beroperasi di dalam wilayah yang berada di bawah kendali langsung tentara Israel.

Menurut laporan media, geng tersebut dilaporkan dipimpin Yasser Abu Shabab, warga Rafah dari keluarga Badui, yang dikenal secara lokal karena keterlibatannya dalam kegiatan kriminal dan penjarahan bantuan kemanusiaan.

Geng Abu Shabab, yang menyebut dirinya "Layanan Antiteror," diyakini terdiri dari sekitar 100 orang bersenjata.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Dramatis, Korban Gempa...
Dramatis, Korban Gempa Venezuela Dievakuasi Hidup-hidup Setelah 8 Hari Tertimbun
Terungkap! Motif Pria...
Terungkap! Motif Pria Tabrakkan Pesawat ke Gedung di China Diduga Bunuh Diri
Rekomendasi
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
Transformasi Strategis...
Transformasi Strategis Memasuki Era Quantum Globalisasi 2.0
BBM B50 Resmi Diterapkan,...
BBM B50 Resmi Diterapkan, ini Komponen Mobil Diesel yang Wajid Dicek Rutin
Berita Terkini
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
Kilang Minyak dan Pangkalan...
Kilang Minyak dan Pangkalan Kapal Perang di St Petersburg Dihujani Drone Ukraina
Hadiri Pemakaman Khamenei,...
Hadiri Pemakaman Khamenei, Medvedev: Iran Atasi Cobaan dengan Bermartabat
Perusahaan Belgia Beri...
Perusahaan Belgia Beri Trump Cincin Emas dengan 321 Berlian usai Hapus Tarif
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Trump Terkejut Lihat...
Trump Terkejut Lihat Banyak Orang Tangisi Khamenei: Saya Pikir Orang-orang Membencinya
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved