Lebih dari 2.700 Anak Balita Didiagnosis Terkena Malnutrisi Akut di Gaza

Jum'at, 06 Juni 2025 - 19:29 WIB
loading...
Lebih dari 2.700 Anak...
Semakin banyak anak Palestina yang menghadapi konsekuensi parah akibat kekurangan gizi di Rumah Sakit Nasser di Gaza. Foto/QNN
A A A
GAZA - Lebih dari 2.700 anak di Gaza, di bawah usia lima tahun (balita), telah didiagnosis dengan malnutrisi akut, menurut PBB. Angka ini, dari paruh kedua Mei, mencerminkan "kemunduran tajam" dalam situasi gizi anak-anak.

Kelompok Gizi PBB mengatakan hal itu dalam Pembaruan Situasi Kemanusiaan terbaru yang dipublikasikan pada hari Kamis (5/6/2025).

“Analisis awal menunjukkan dari 46.738 anak di bawah lima tahun yang diskrining untuk malnutrisi pada paruh kedua Mei, 2.733 (5,8%) didiagnosis dengan malnutrisi akut," ungkap laporan PBB.

"Ini naik dari 4,7% pada paruh pertama Mei dan hampir tiga kali lipat proporsi anak-anak yang didiagnosis dengan malnutrisi dari mereka yang diskrining pada Februari 2025, selama gencatan senjata," laporan itu mencatat.

Dirawat di Rumah Sakit karena Komplikasi


Secara keseluruhan, sejak Januari, mitra Klaster Gizi mendeteksi dan mendaftarkan lebih dari 16.500 anak di bawah usia lima tahun untuk perawatan malnutrisi akut berat (SAM), termasuk 141 kasus dengan komplikasi yang perlu dirawat di rumah sakit, tambahnya.

Pada bulan Mei, 7,5% kasus SAM memerlukan rawat inap karena komplikasi, dibandingkan dengan hanya tiga hingga empat persen dalam dua bulan sebelumnya, "menunjukkan peningkatan jumlah kasus berat."

"Namun, saat ini hanya ada empat pusat stabilisasi untuk perawatan kasus SAM dengan komplikasi medis di Jalur Gaza, termasuk dua di Deir al Balah, satu di Khan Younis, dan satu di Kota Gaza," papar laporan tersebut.

Pusat stabilisasi di Gaza Utara dan Rafah terpaksa menghentikan operasinya, sehingga anak-anak di daerah ini tidak memiliki akses ke perawatan yang dapat menyelamatkan nyawa.

Wanita Hamil dan Menyusui


Selain itu, analisis data yang tersedia untuk wanita hamil dan menyusui (PBW) mengonfirmasi telah terjadi penurunan tajam dalam status gizi mereka dalam dua bulan terakhir.

Pada bulan Mei, malnutrisi akut terdeteksi pada 17% wanita yang diskrining di provinsi Gaza dan pada 18% wanita yang diskrining di Deir al Balah, dibandingkan dengan kurang dari 10% di kedua provinsi tersebut pada bulan Februari dan Maret, demikian pernyataan laporan tersebut.

Klaster Nutrisi menggarisbawahi, “Dimulainya kembali distribusi makanan dalam skala besar sangat dibutuhkan untuk mencegah memburuknya situasi gizi lebih lanjut.”

Kemunduran Terburuk dalam Keanekaragaman Pangan


Menurut monitor pasar terbaru Program Pangan Dunia (WFP), konsumsi pangan dan keragaman makanan di Gaza anjlok ke tingkat kritis pada bulan Mei.

Itu menandai salah satu kemunduran terburuk dalam keragaman pangan dan gizi sejak Oktober 2023, demikian pula yang dicatat dalam laporan tersebut.

Barang-barang bergizi utama seperti daging, telur, produk susu, sayur-sayuran, dan buah-buahan “hampir tidak ada dalam pola makan.”

“WFP memperingatkan pola makan di seluruh Gaza telah menjadi sangat tidak seimbang dan sangat kekurangan nutrisi, menandakan keruntuhan parah dalam keragaman makanan dan krisis gizi yang semakin dalam," ungkap pernyataan laporan tersebut.

Genosida yang Berkelanjutan


Sejak Israel mengingkari gencatan senjata pada 18 Maret, Israel telah membunuh dan melukai ribuan warga Palestina di seluruh Jalur Gaza melalui pemboman udara berdarah dan berkelanjutan.

Pada 7 Oktober 2023, setelah operasi Perlawanan Palestina di Israel selatan, militer Israel melancarkan perang genosida terhadap warga Palestina, menewaskan lebih dari 54.000 orang, melukai lebih dari 125.000 orang, dan lebih dari 14.000 orang masih hilang.

Meskipun banyak negara di seluruh dunia terus mengutuk genosida Israel, hanya sedikit yang dilakukan untuk meminta pertanggungjawaban Israel.

Israel saat ini sedang diselidiki atas kejahatan genosida oleh Mahkamah Internasional, sementara para penjahat perang yang dituduh, termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, sekarang secara resmi dicari Mahkamah Kriminal Internasional.

Genosida Israel sebagian besar dipertahankan, didukung, dan dibiayai oleh Washington dan beberapa kekuatan Barat lainnya.

Baca juga: Siapa Madleen? Nelayan Perempuan Pertama di Gaza Inspirasi Kapal Solidaritas Dunia
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Puasa Tasua 9 Muharram:...
Puasa Tasua 9 Muharram: Dalil, dan Bacaan Niat Lengkap
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved