Donald Trump dan Elon Musk Saling Ancam, Program Luar Angkasa AS dalam Bahaya
Jum'at, 06 Juni 2025 - 14:14 WIB
loading...
A
A
A
Elon Musk langsung merespons komentar Trump beberapa menit kemudian. "Mengingat pernyataan Presiden tentang pembatalan kontrak pemerintah saya, @SpaceX akan segera mulai menonaktifkan wahana antariksa Dragon-nya," tulis Musk di X, seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (6/6/2025).
Beberapa jam kemudian, miliarder itu tampaknya menarik kembali ancamannya, setelah seorang pengguna X mendesak Musk untuk tenang dan mundur sejenak selama beberapa hari, dengan menyatakan bahwa dia dan Trump "lebih baik dari ini".
"Saran yang bagus. Oke, kami tidak akan menonaktifkan Dragon," jawab Musk dalam posting lanjutan. Namun, tidak seperti pernyataan aslinya, pembalikan itu tidak terlihat di linimasa publiknya.
Masih belum jelas apakah Musk benar-benar bermaksud menghentikan operasi pesawat antariksa tersebut, sebuah langkah yang akan melumpuhkan program antariksa AS secara signifikan.
Kapsul Crew Dragon milik SpaceX adalah satu-satunya pesawat antariksa AS yang saat ini tersertifikasi dan mampu mengirim astronaut Amerika ke luar angkasa.
NASA telah mengandalkannya untuk mengirimkan kargo dan awak ke Stasiun Luar Angkasa Internasional(ISS) sejak 2020, setelah jeda panjang setelah program Pesawat Ulang-alik dihentikan pada 2011.
Beberapa jam kemudian, miliarder itu tampaknya menarik kembali ancamannya, setelah seorang pengguna X mendesak Musk untuk tenang dan mundur sejenak selama beberapa hari, dengan menyatakan bahwa dia dan Trump "lebih baik dari ini".
"Saran yang bagus. Oke, kami tidak akan menonaktifkan Dragon," jawab Musk dalam posting lanjutan. Namun, tidak seperti pernyataan aslinya, pembalikan itu tidak terlihat di linimasa publiknya.
Masih belum jelas apakah Musk benar-benar bermaksud menghentikan operasi pesawat antariksa tersebut, sebuah langkah yang akan melumpuhkan program antariksa AS secara signifikan.
Kapsul Crew Dragon milik SpaceX adalah satu-satunya pesawat antariksa AS yang saat ini tersertifikasi dan mampu mengirim astronaut Amerika ke luar angkasa.
NASA telah mengandalkannya untuk mengirimkan kargo dan awak ke Stasiun Luar Angkasa Internasional(ISS) sejak 2020, setelah jeda panjang setelah program Pesawat Ulang-alik dihentikan pada 2011.
Lihat Juga :