Rusia Balas Dendam, Drone dan Rudal Moskow Bombardir Ukraina

Jum'at, 06 Juni 2025 - 11:46 WIB
loading...
A A A
Zelensky mengatakan pasukan Rusia telah menewaskan 632 anak sejak melancarkan invasi skala penuhnya. Serangan itu terjadi selama serangan udara yang lebih luas yang melibatkan 103 drone dan rudal balistik di beberapa wilayah, termasuk Donetsk, Kharkiv, Odesa, Sumy, Dnipropetrovsk, dan Kherson.

"Ini adalah serangan besar-besaran oleh teroris—teroris Rusia yang membunuh rakyat kami setiap malam," tulis Zelensky di Telegram, seperti dikutip AP,Jumat (6/6/2025).

Dalam panggilan telepon pada hari Rabu, Presiden Rusia Vladimir Putin memberi tahu Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa dia "harus menanggapi" serangan pesawat nirawak terbaru Ukraina di lapangan udara Rusia.

Pejabat Kyiv mengatakan gelombang serangan drone yang diberi nama sandi "Operasi Jaring Laba-laba" pada hari Minggu menyebabkan kerugian miliaran dolar. Itu menandai salah satu penetrasi pesawat nirawak Ukraina terdalam ke wilayah Rusia hingga saat ini.

Ajudan Kremlin Yuri Ushakov mengatakan kepada media pemerintah Rusia bahwa Trump meyakinkan Putin bahwa AS tidak memiliki pengetahuan sebelumnya tentang serangan itu dan kedua pemimpin sepakat untuk menjaga komunikasi terbuka.

Trump menggambarkan panggilan itu sebagai "positif" tetapi memperingatkan itu tidak akan mengarah pada "perdamaian langsung".

Pejabat Ukraina menuduh Moskow menggunakan diplomasi untuk menunda konsekuensi, sementara analis mengatakan serangan rudal dan pesawat nirawak Rusia yang semakin intensif ini mungkin menandakan dimulainya pembalasan yang dijanjikan Putin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Hampir Setengah Warga...
Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump
Rekomendasi
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved