Seteru Panas, Elon Musk Desak Presiden Trump Dimakzulkan karena Namanya Ada di Dokumen Epstein

Jum'at, 06 Juni 2025 - 06:56 WIB
loading...
Seteru Panas, Elon Musk...
Miliarder Elon Musk secara eksplisit desak Presiden AS Donald Trump dimakzulkan. Menurutnya, nama Trump ada di dokumen kasus skandal seks Jeffrey Epstein. Foto/Ilustrasi SINDO News
A A A
WASHINGTON - Miliarder Elon Musk terlibat perseteruan panas dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Bos Tesla dan SpaceX itu secara ekplisit mendesak sang presiden dimakzulkan karena namanya ada di dokumen kasus skandal seks Jeffrey Epstein.

Musk dan Trump yang sebelumnya bersekutu kini berseberangan setelah miliarder teknologi tersebut keluar dari Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE), badan di yang dia pimpin di bawah pemerintahan Presiden Trump, pada pekan lalu. Sejak itu, Musk gencar mengkritik keras presiden.

Tuduhan Musk ini bisa mengguncang fondasi kekuasaan di Washington. Melalui akun pribadinya di platform media sosial X, Musk menulis: “Saatnya jatuhkan bom besar: Donald Trump ada di dokumen Epstein. Itulah alasan sebenarnya kenapa dokumen itu belum dibuka untuk publik. Selamat pagi, DJT!”

Baca Juga: Mengejutkan, Miliarder Elon Musk Keluar dari Pemerintahan Donald Trump

Tuduhan mengejutkan ini dilontarkan hanya satu jam setelah Trump menyampaikan pada media bahwa dia kecewa terhadap Elon Musk karena menentang rancangan undang-undang (RUU) andalannya yang dikenal dengan nama "One Big Beautiful Bill".

Tak berhenti di situ, Musk bahkan menyetujui unggahan pengguna X yang secara eksplisit menyerukan agar Presiden Trump dimakzulkan dan digantikan oleh Wakil Presiden JD Vance.

“Tandai unggahan ini untuk masa depan. Kebenaran akan terungkap,” tulis Musk dalam lanjutan pernyataannya, Kamis (5/6/2025).

Saling sindir dan serang di ruang publik pun tak terhindarkan. Trump menyebut dirinya kecewa berat dengan Musk, sementara Musk langsung membalas bahwa tanpa bantuannya, Trump tak akan pernah duduk di Gedung Putih.

“Tanpa saya, Trump sudah kalah. Demokrat pasti kuasai DPR, dan Senat jadi 51-49. Betapa tak tahu terima kasihnya dia,” balas Musk.

Dampak Politik dan Ekonomi


Saling serang antara dua tokoh flamboyan ini bertepatan dengan penurunan drastis saham Tesla menyusul pengesahan RUU "Big Beautiful Bill", yang secara signifikan berdampak pada sektor kendaraan listrik. Musk pun menyebut RUU tersebut sebagai “The Big Ugly Bill”.

Pernyataan Musk tentang dokumen Epstein—yang menuduh bahwa keterlibatan Trump adalah alasan utama investigasi belum sepenuhnya dibuka—menggemparkan publik dan pengamat politik. Meski Musk tidak memberikan bukti langsung, pernyataannya membuka kembali luka lama dalam skandal seks Epstein.

Siapa Jeffrey Epstein?


Jeffrey Epstein dikenal sebagai pelaku perdagangan seks anak dan pelaku kekerasan seksual terhadap puluhan perempuan di bawah umur. Dia menjalin hubungan dengan sejumlah elite dunia—politikus, selebriti, dan pebisnis—serta mengatur "jaringan gelap" di pulau pribadinya dan berbagai kediaman di AS.

Pada 2019, Epstein ditangkap atas tuduhan perdagangan anak, namun ditemukan tewas di penjara dalam dugaan bunuh diri, hanya beberapa minggu setelah dia ditahan. Hingga kini, banyak pihak menduga bahwa kematiannya menyimpan banyak rahasia yang belum terungkap.

Apa Itu Dokumen Epstein?


“Epstein files” atau "dokumen Epstein" merujuk pada kumpulan dokumen hasil investigasi kasus Epstein—berisi daftar kontak, rekaman penerbangan, log komunikasi, dan data lainnya yang mengaitkan tokoh-tokoh elite dengan kejahatan Epstein.

Pada Februari 2025, Departemen Kehakiman AS merilis sebagian isi dokumen yang mencantumkan nama-nama terkenal, termasuk Donald Trump, Bill Clinton, Alec Baldwin, hingga musisi legendaris seperti Mick Jagger dan Courtney Love. Bahkan nama anak dan mantan istri Trump, Ivanka dan Ivana Trump, turut muncul dalam daftar tersebut.

Namun, meskipun daftar nama sudah dirilis sebagian, isi lengkap penyelidikan dan peran masing-masing individu belum pernah dipublikasikan. Musk menuduh bahwa ini disengaja demi melindungi Trump.

Trump belum beromentar atas tuduhan Elon Musk ini. Namun, panasnya konflik mereka telah menyedot perhatian dunia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Terjun...
IHSG Hari Ini Terjun Bebas 3,05% ke Level 5.643, Transaksi Cetak Rp15 Triliun
Polri Kini Punya 54...
Polri Kini Punya 54 Jenderal Baru pada 2026 usai Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa FEB UNIS Tangerang dengan Edukasi Investasi Syariah dan Pelindungan Konsumen
Berita Terkini
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Infografis
Trump Menugaskan Elon...
Trump Menugaskan Elon Musk untuk Acak-acak Pentagon
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved