Putin Dipermalukan dengan Serangan Pearl Harbor Rusia, Berikut 3 Penyebabnya

Selasa, 03 Juni 2025 - 16:15 WIB
loading...
A A A
Gudang bergaya kantor taman yang dikemas datar juga diam-diam diangkut ke negara tersebut.

Gudang lonjong tersebut kemudian dibangun dan pesawat nirawak disembunyikan di dalamnya, sebelum kontainer diletakkan di belakang truk dan dikendarai ke dalam jangkauan target masing-masing.

Pada waktu yang ditentukan, pintu di atap gubuk dibuka dari jarak jauh dan pesawat nirawak diterbangkan keluar. Masing-masing dipersenjatai dengan bom yang diterbangkan ke lapangan udara, dengan video yang dirilis oleh dinas keamanan yang konon menunjukkan mereka meledakkan pesawat Rusia.

4. Menggunakan Teknologi Sederhana

Di antara targetnya adalah pesawat pembom Tu-95 dan Tu-22 yang dapat meluncurkan rudal jelajah, menurut pihak Ukraina. Sebuah pesawat peringatan dini udara A-50 juga diduga terkena serangan. Ini adalah platform berharga yang digunakan untuk memerintahkan dan mengendalikan operasi.

Penggunaan teknologi sederhana seperti itu untuk menghancurkan pesawat seberat jutaan pound akan diawasi dengan penuh perhatian oleh pemerintah di seluruh dunia.

Tiba-tiba, setiap pangkalan militer, lapangan udara, dan kapal perang akan tampak sedikit lebih rentan jika ada truk di dekatnya yang dapat memuat drone pembunuh.

Namun, fokus paling langsung adalah pada bagaimana tanggapan Putin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Serangan AS Masuki Hari...
Serangan AS Masuki Hari Kelima, Iran Terus Hantam Pangkalan Militer di Teluk
Usai Menang Semifinal...
Usai Menang Semifinal Piala Dunia, Argentina Tuduh Kapal Perang Inggris Langgar Kedaulatan
Rekomendasi
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved