Tak Ingin Jadi Pecundang, Inggris Akan Produksi 12 Kapal Selam Baru

Senin, 02 Juni 2025 - 21:40 WIB
loading...
A A A
Salah satu kapasitas produksi ini diharapkan "selalu aktif" untuk memungkinkan produksi ditingkatkan dengan cepat guna memenuhi permintaan peperangan bertempo tinggi, jika diperlukan.

"Pelajaran yang diperoleh dengan susah payah dari invasi ilegal Putin ke Ukraina menunjukkan bahwa militer hanya sekuat industri yang mendukungnya," kata Menteri Pertahanan John Healey dalam sebuah pernyataan.

"Kami memperkuat basis industri Inggris untuk lebih menghalangi musuh kami dan membuat Inggris aman di dalam negeri dan kuat di luar negeri," tambahnya.

Baca Juga: NATO Membunyikan Alarm, Jenderal Inggris: Musuh Kita Nyata

Pemerintah juga akan mengajukan £1 miliar (€1,2 miliar) dalam Komando CyberEM baru untuk meningkatkan operasi cyber dan kemampuan digital, serta dana tambahan sebesar £1,5 miliar untuk memperbaiki dan memperbarui perumahan angkatan bersenjata.

Investasi tersebut seharusnya dapat mencapai tujuan Inggris, yang diumumkan awal tahun ini, untuk meningkatkan anggaran pertahanan hingga 2,5% dari Produk Domestik Bruto pada tahun 2027 dan menjadi 3% di parlemen berikutnya.

Inggris, anggota NATO, pada hari Rabu akan menjadi ketua bersama pertemuan Kelompok Kontak Pertahanan Ukraina, yang bertujuan untuk mengoordinasikan dukungan militer ke Ukraina sebagai tanggapan atas invasi skala penuh Rusia yang melibatkan 56 negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
AS Terus Gempur Iran,...
AS Terus Gempur Iran, Serangan Meluas Tak Hanya di Pesisir Selat Hormuz
Rekomendasi
PUI Apresiasi Komitmen...
PUI Apresiasi Komitmen Prabowo Perkuat Pemberantasan Korupsi
Transfer Pengetahuan,...
Transfer Pengetahuan, AA Kadu Bagikan Tips Memilih Bibit Durian Berkualitas
DPRD Kota Bandung Rancang...
DPRD Kota Bandung Rancang Regulasi Baru untuk Dorong Kinerja BPR Bandung
Berita Terkini
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Infografis
Tak Bisa Ditandingi...
Tak Bisa Ditandingi NATO, Ini Kehebatan Kapal Selam Nuklir Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved