Tak Ingin Jadi Pecundang, Inggris Akan Produksi 12 Kapal Selam Baru

Senin, 02 Juni 2025 - 21:40 WIB
loading...
Tak Ingin Jadi Pecundang,...
Tak ingin jadi pecundang, Inggris akan produksi 12 kapal selam baru. Foto/X/@BritishArmy
A A A
LONDON - Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengumumkan pada hari Senin bahwa Inggris akan membangun 12 kapal selam serang baru dan enam pabrik amunisi baru sebagai bagian dari Tinjauan Pertahanan Strategis.

Tinjauan yang dipimpin secara eksternal menguraikan 62 rekomendasi, yang didukung penuh oleh pemerintah, termasuk memindahkan Angkatan Bersenjata ke dalam keadaan "siap berperang".

"Ketika kita secara langsung diancam oleh negara-negara dengan kekuatan militer yang canggih, cara yang paling efektif untuk menghalangi mereka adalah dengan bersiap, dan terus terang, dengan menunjukkan kepada mereka bahwa kita siap untuk mewujudkan perdamaian melalui kekuatan," kata Starmer di Glasgow pada hari Senin.

Peninjauan tersebut, tambahnya, adalah "cetak biru untuk menjadikan Inggris lebih aman dan kuat, negara yang siap tempur, bersenjata lengkap dengan pesawat pengebom, dengan aliansi terkuat dan kemampuan tercanggih, yang diperlengkapi untuk beberapa dekade mendatang".

12 kapal selam bertenaga nuklir konvensional baru akan dibangun sebagai bagian dari program AUKUS yang berakhir pada tahun 2021 antara Australia, Inggris, dan AS dan semuanya akan beroperasi pada akhir tahun 2030-an dengan satu kapal dibangun setiap 18 bulan, menurut Starmer.

Program tersebut akan disertai dengan investasi sebesar £15 miliar (€17,8 miliar) dalam hulu ledak nuklir.

Rencana utama lain dari tinjauan tersebut adalah pengadaan hingga 7.000 senjata jarak jauh buatan Inggris, beserta investasi sebesar £1,5 miliar (€1,8 miliar) untuk membangun setidaknya enam pabrik amunisi dan energi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Smotrich Serukan Penghancuran Gedung-Gedung di Ibu Kota Beirut
Rekomendasi
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Berita Terkini
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Infografis
Iran: 2 Kapal Induk...
Iran: 2 Kapal Induk Nuklir AS Tak akan Berani Menyerang!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved