Arab Saudi: Salah Gunakan Visa Kerja untuk Haji Didenda Rp217,6 Juta!
Senin, 02 Juni 2025 - 07:59 WIB
loading...
A
A
A
Helikopter terbang di atas formasi sementara unit darat melakukan manuver untuk menunjukkan kemampuan mobilisasi cepat.
Letnan Jenderal Mohammed Al Bassami, Direktur Keamanan Publik dan Ketua Komite Keamanan Haji, mengatakan: “Keamanan haji adalah garis merah. Pasukan kami sepenuhnya siap dan sigap untuk menghadapi segala hal yang dapat mengganggu ketenangan para tamu Allah. Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa para peziarah melaksanakan ritual mereka dengan mudah dan nyaman.”
Lebih dari 40.000 personel keamanan dikerahkan tahun ini, sebagai bagian dari kerangka kerja keamanan berlapis yang mencakup pengendalian massa, manajemen lalu lintas, pengawasan, dan respons cepat.
Arab Saudi juga menggunakan teknologi canggih seperti sistem pengenalan wajah, drone, dan platform pemantauan pintar untuk mendeteksi dan menanggapi aktivitas tidak teratur secara langsung.
Dengan para jemaah yang telah tiba di kerajaan, koordinasi antarlembaga telah diintensifkan antara Kementerian Dalam Negeri, Kesehatan, Transportasi, dan Pertahanan Sipil. Layanan medis darurat, unit sanitasi, dan infrastruktur mobilitas semuanya diintegrasikan menjadi salah satu usaha logistik paling rumit di dunia.
Letnan Jenderal Mohammed Al Bassami, Direktur Keamanan Publik dan Ketua Komite Keamanan Haji, mengatakan: “Keamanan haji adalah garis merah. Pasukan kami sepenuhnya siap dan sigap untuk menghadapi segala hal yang dapat mengganggu ketenangan para tamu Allah. Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa para peziarah melaksanakan ritual mereka dengan mudah dan nyaman.”
Lebih dari 40.000 personel keamanan dikerahkan tahun ini, sebagai bagian dari kerangka kerja keamanan berlapis yang mencakup pengendalian massa, manajemen lalu lintas, pengawasan, dan respons cepat.
Arab Saudi juga menggunakan teknologi canggih seperti sistem pengenalan wajah, drone, dan platform pemantauan pintar untuk mendeteksi dan menanggapi aktivitas tidak teratur secara langsung.
Dengan para jemaah yang telah tiba di kerajaan, koordinasi antarlembaga telah diintensifkan antara Kementerian Dalam Negeri, Kesehatan, Transportasi, dan Pertahanan Sipil. Layanan medis darurat, unit sanitasi, dan infrastruktur mobilitas semuanya diintegrasikan menjadi salah satu usaha logistik paling rumit di dunia.
(mas)
Lihat Juga :