Sirene Bahaya di 660 Kota di Israel Berbunyi saat Rudal Hipersonik Houthi Melintas

Minggu, 01 Juni 2025 - 17:25 WIB
loading...
Sirene Bahaya di 660...
Houthi luncurkan rudal, 660 sirene bahaya di kota-kota Israel berbunyi. Foto/Gulf News
A A A
GAZA - Kelompok pejuang Syiah Houthi di Yaman bertanggung jawab atas peluncuran serangan "rudal balistik hipersonik" baru terhadap Israel tengah, dengan mengatakan serangan itu ditujukan ke Bandara Ben Gurion.

"Kami melakukan operasi militer yang menargetkan Bandara Ben Gurion di Israel tengah, menggunakan rudal balistik hipersonik," kata juru bicara militer Houthi Yahya Sarea dalam sebuah pernyataan, yang disiarkan oleh TV al-Masirah yang dikelola Houthi, dilansir Gulf News, pada Sabtu (1/6/2025).

Sarea mengatakan kelompok itu akan melanjutkan serangannya "hingga agresi Israel di Gaza berhenti dan blokade dicabut."

"Kami akan terus melarang lalu lintas udara Israel ke dan dari Bandara Ben Gurion," tambah juru bicara militer Houthi.

Sementara itu, militer Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka mencegat rudal yang ditembakkan oleh pasukan Houthi di Yaman ke Israel tengah, kantor berita Xinhua melaporkan.

Pasukan Houthi di Yaman menembakkan rudal ke Israel tengah pada Kamis malam, kata militer Israel dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan bahwa sistem pertahanan udara Israel mencegatnya.

Rudal tersebut memicu sirene serangan udara di 660 kota dan komunitas di seluruh Israel tengah, termasuk Tel Aviv, serta beberapa permukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki, menurut peringatan yang dikirim oleh Komando Garis Depan negara itu.

Baca Juga: Israel Larang Menteri Negara-negara Arab Berkunjung ke Palestina

Sirene juga dibunyikan di Stadion Bloomfield di Tel Aviv, saat sekitar 30.000 penggemar berkumpul untuk menyaksikan final Piala Negara.

Layanan penyelamatan Magen David Adom Israel mengatakan bahwa tidak ada korban yang dilaporkan.

"Sebuah rudal yang diluncurkan dari Yaman berhasil dicegat," kata militer, seraya menambahkan bahwa "sirene dibunyikan sesuai dengan protokol."

Pasukan Houthi di Yaman telah berjanji untuk menghentikan serangan terhadap kapal-kapal AS tetapi terus menembakkan rudal ke Israel, dengan alasan solidaritas dengan warga Palestina di Gaza, tempat serangan Israel yang dimulai 19 bulan lalu telah menewaskan lebih dari 54.000 orang, menurut otoritas kesehatan Gaza.

Israel telah melakukan serangkaian serangan udara balasan di Yaman, termasuk serangan awal Mei di ibu kota, Sanaa, yang merusak bandara internasional utama negara itu dan menewaskan beberapa orang.

Pada hari Rabu, angkatan udara Israel melancarkan serangan udara di bandara Sanaa di ibu kota yang dikuasai Houthi, Sanaa, yang menghancurkan landasan pacu, fasilitas, dan pesawat penumpang terakhir di bandara tersebut.

Kelompok Houthi, yang menguasai sebagian besar wilayah utara Yaman, telah menargetkan Israel sejak November 2023 untuk menunjukkan solidaritas dengan Palestina di tengah konflik Israel-Hamas yang sedang berlangsung di Gaza.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Iran Ekspor 40 Juta...
Iran Ekspor 40 Juta Barel Minyak Sejak Teken MoU dengan AS, Harga Dinaikkan 20%
Rekomendasi
Kisah Unik Syifa Hadju,...
Kisah Unik Syifa Hadju, Afgan, Sheila Dara, dan Baskara di Balik Secangkir Kopi
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
Breaking News! Pesawat...
Breaking News! Pesawat Dibakar OTK di Bandara Ipdeheik Yahukimo Papua
Berita Terkini
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Infografis
4 Senjata Andalan China,...
4 Senjata Andalan China, dari Robot Serigala hingga Rudal Hipersonik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved