Tak Hanya Lunasi Utang, Arab Saudi dan Qatar Juga Akan Bayar Gaji PNS Suriah
Minggu, 01 Juni 2025 - 13:54 WIB
loading...
A
A
A
Bukti lebih lanjut tentang dukungan Arab Saudi dan Qatar muncul pada pertengahan Mei, ketika diumumkan bahwa kedua negara telah melunasi utang Suriah kepada Bank Dunia sejumlah sekitar USD15 juta.
Pemerintah baru Suriah, yang dipimpin oleh Presiden sementara Ahmed al-Sharaa, telah berupaya membangun kembali hubungan diplomatik negara itu dan meyakinkan negara-negara Barat yang waspada bahwa dia telah meninggalkan hubungan masa lalunya dengan kelompok-kelompok militan seperti al-Qaeda.
Pemimpin Suriah itu telah berulang kali menolak ekstremisme dan menyatakan dukungannya terhadap kaum minoritas, tetapi insiden kekerasan yang telah menyebabkan ratusan kematian terus menimbulkan kekhawatiran internasional–bahkan ketika pemerintah dan al-Sharaa mengecam pembunuhan tersebut.
Pemerintah baru Suriah juga telah melakukan upaya terpadu untuk memperkuat hubungan dengan negara-negara Teluk Arab yang telah mulai memainkan peran penting dalam membiayai pembangunan kembali infrastruktur Suriah yang dilanda perang dan memulihkan ekonominya.
Pada Selasa lalu, Uni Eropa mengumumkan telah mengadopsi tindakan hukum yang mencabut semua tindakan pembatasan ekonomi terhadap Suriah kecuali yang berdasarkan alasan keamanan. Uni Eropa juga menghapus 24 entitas dari daftar yang tunduk pada pembebasan dana dan sumber daya ekonomi, termasuk Bank Sentral Suriah.
Setelah Arab Saudi dan Qatar melunasi utang Suriah kepada Bank Dunia, lembaga keuangan yang berpusat di AS tersebut mengatakan bahwa mereka akan memulai kembali operasi di negara tersebut setelah jeda selama 14 tahun.
Pemerintah baru Suriah, yang dipimpin oleh Presiden sementara Ahmed al-Sharaa, telah berupaya membangun kembali hubungan diplomatik negara itu dan meyakinkan negara-negara Barat yang waspada bahwa dia telah meninggalkan hubungan masa lalunya dengan kelompok-kelompok militan seperti al-Qaeda.
Pemimpin Suriah itu telah berulang kali menolak ekstremisme dan menyatakan dukungannya terhadap kaum minoritas, tetapi insiden kekerasan yang telah menyebabkan ratusan kematian terus menimbulkan kekhawatiran internasional–bahkan ketika pemerintah dan al-Sharaa mengecam pembunuhan tersebut.
Pemerintah baru Suriah juga telah melakukan upaya terpadu untuk memperkuat hubungan dengan negara-negara Teluk Arab yang telah mulai memainkan peran penting dalam membiayai pembangunan kembali infrastruktur Suriah yang dilanda perang dan memulihkan ekonominya.
Pada Selasa lalu, Uni Eropa mengumumkan telah mengadopsi tindakan hukum yang mencabut semua tindakan pembatasan ekonomi terhadap Suriah kecuali yang berdasarkan alasan keamanan. Uni Eropa juga menghapus 24 entitas dari daftar yang tunduk pada pembebasan dana dan sumber daya ekonomi, termasuk Bank Sentral Suriah.
Setelah Arab Saudi dan Qatar melunasi utang Suriah kepada Bank Dunia, lembaga keuangan yang berpusat di AS tersebut mengatakan bahwa mereka akan memulai kembali operasi di negara tersebut setelah jeda selama 14 tahun.
Lihat Juga :