Jejak Karbon dari Perang Genosida Israel di Gaza Melampaui 100 Negara

Jum'at, 30 Mei 2025 - 22:00 WIB
loading...
A A A
Sebelum perang, energi surya menghasilkan seperempat listrik di Gaza, salah satu kepadatan panel surya atap tertinggi di dunia.

Pasukan Israel telah menghancurkan sebagian besar infrastruktur surya tersebut.

Biaya paling signifikan bagi iklim akan berasal dari rekonstruksi Gaza, demikian temuan penelitian tersebut.

Membangun kembali 436.000 apartemen, bersama dengan ratusan sekolah, masjid, klinik, dan bangunan lainnya, selain jalan sepanjang 5 km, akan menghasilkan 29,4 juta ton karbon dioksida setara.

Dampak Iklim Lebih Besar

Penelitian tersebut menggunakan data sumber terbuka, laporan media, dan data dari kelompok bantuan dan badan PBB.

Biaya iklim yang sesungguhnya dari perang Israel kemungkinan jauh lebih tinggi daripada perkiraan, karena blokade media Israel menutupi sepenuhnya kerusakan lingkungan di daerah kantong itu.

“Konflik di Gaza ini menunjukkan angkanya substansial, lebih besar daripada seluruh emisi gas rumah kaca di banyak negara, dan harus disertakan untuk target perubahan iklim dan mitigasi yang akurat,” ujar Frederick Otu-Larbi, salah satu penulis laporan dan dosen di Universitas Energi dan Sumber Daya Alam di Ghana.

Saat ini, tidak ada kewajiban bagi negara untuk melaporkan emisi militer ke badan iklim PBB.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Perjanjian Damai dengan...
Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS
Rekomendasi
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
Berita Terkini
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved