Profil dan Kekayaan Sulaiman Al Rajhi, Miliarder Arab Saudi yang Memilih Hidup Miskin
Senin, 26 Mei 2025 - 12:16 WIB
loading...
A
A
A
Pada 1957, bersama saudaranya, Sulaiman mendirikan Al Rajhi Bank, yang kemudian menjadi bank Islam terbesar di dunia.
Bank ini memainkan peran penting dalam membantu pekerja migran mengirimkan uang ke negara asal mereka selama booming minyak di tahun 1970-an.
Keberhasilan ini menjadikannya salah satu tokoh penting dalam dunia perbankan Islam.
Pada puncak kejayaannya, Forbes memperkirakan kekayaan Sulaiman mencapai USD7,7 miliar (lebih dari Rp124 triliun) pada 2011, menjadikannya orang terkaya ke-120 di dunia.
Namun, pada tahun yang sama, dia mengumumkan akan menyumbangkan sebagian besar kekayaannya untuk amal, termasuk saham di Al Rajhi Bank, perusahaan kertas dan plastik, serta proyek pertanian di Afrika dan Eropa Timur.
Dia juga mendirikan Yayasan Sulaiman Al Rajhi, yang mendukung sekitar 1.200 proyek di 13 wilayah Arab Saudi, termasuk bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan keagamaan.
Bank ini memainkan peran penting dalam membantu pekerja migran mengirimkan uang ke negara asal mereka selama booming minyak di tahun 1970-an.
Keberhasilan ini menjadikannya salah satu tokoh penting dalam dunia perbankan Islam.
Kekayaan Sulaiman Al Rajhi yang Dihabiskan untuk Amal
Pada puncak kejayaannya, Forbes memperkirakan kekayaan Sulaiman mencapai USD7,7 miliar (lebih dari Rp124 triliun) pada 2011, menjadikannya orang terkaya ke-120 di dunia.
Namun, pada tahun yang sama, dia mengumumkan akan menyumbangkan sebagian besar kekayaannya untuk amal, termasuk saham di Al Rajhi Bank, perusahaan kertas dan plastik, serta proyek pertanian di Afrika dan Eropa Timur.
Dia juga mendirikan Yayasan Sulaiman Al Rajhi, yang mendukung sekitar 1.200 proyek di 13 wilayah Arab Saudi, termasuk bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan keagamaan.
Lihat Juga :