Mengharukan, Ibu Ini Temukan Putrinya yang Hilang 44 Tahun Berkat Tes DNA
Minggu, 25 Mei 2025 - 11:12 WIB
loading...
A
A
A
Han kini menggugat pemerintah Korea Selatan, menuduhnya gagal mencegah pemisahan paksa dan adopsi ilegal putrinya. Gugatannya adalah yang pertama dari jenisnya yang bertujuan untuk menantang program adopsi luar negeri Korea Selatan yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
"Saya menghabiskan 44 tahun menghancurkan tubuh dan pikiran saya untuk mencari [putri saya]. Namun selama itu, apakah ada yang pernah meminta maaf kepada saya? Tidak seorang pun. Tidak sekali pun," kata Han.
Awal tahun ini, penyelidikan penting menemukan bahwa pemerintah Korea Selatan berturut-turut telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia dengan mengizinkan lembaga swasta untuk "mengekspor massal" anak-anak demi keuntungan dalam skala industri.
"Saya menghabiskan 44 tahun menghancurkan tubuh dan pikiran saya untuk mencari [putri saya]. Namun selama itu, apakah ada yang pernah meminta maaf kepada saya? Tidak seorang pun. Tidak sekali pun," kata Han.
Awal tahun ini, penyelidikan penting menemukan bahwa pemerintah Korea Selatan berturut-turut telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia dengan mengizinkan lembaga swasta untuk "mengekspor massal" anak-anak demi keuntungan dalam skala industri.
(mas)
Lihat Juga :