Trump Marahi Wartawan karena Tanya Hadiah Pesawat Mewah Qatar: Keluar dari Sini!
Kamis, 22 Mei 2025 - 12:02 WIB
loading...
A
A
A
Keputusan untuk menerima hadiah itu diambil meskipun ada peringatan keamanan dan tuduhan penyuapan.
"Ini masalah keamanan nasional yang besar. Ini masalah penyuapan. Ini mungkin yang terbesar-saya yakin ini yang terbesar-'hadiah' yang pernah diberikan kepada presiden yang sedang menjabat...tidak hanya tidak ada makan siang gratis, tidak ada Air Force One gratis," kata Pemimpin Minoritas Senat AS Chuck Schumer pekan lalu.
Schumer awal minggu ini mengajukan rancangan undang-undang (RUU) yang akan mencegah pesawat asing digunakan sebagai Air Force One, namun Partai Republik memblokir RUU tersebut pada hari Rabu.
Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani awal minggu ini membantah tuduhan penyuapan, menyebut tindakan itu sebagai "hal yang normal yang terjadi di antara sekutu".
"Saya berharap Amerika Serikat memandang Qatar sebagai mitra yang dapat diandalkan dalam diplomasi yang tidak mencoba membeli pengaruh," katanya.
"Ini masalah keamanan nasional yang besar. Ini masalah penyuapan. Ini mungkin yang terbesar-saya yakin ini yang terbesar-'hadiah' yang pernah diberikan kepada presiden yang sedang menjabat...tidak hanya tidak ada makan siang gratis, tidak ada Air Force One gratis," kata Pemimpin Minoritas Senat AS Chuck Schumer pekan lalu.
Schumer awal minggu ini mengajukan rancangan undang-undang (RUU) yang akan mencegah pesawat asing digunakan sebagai Air Force One, namun Partai Republik memblokir RUU tersebut pada hari Rabu.
Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani awal minggu ini membantah tuduhan penyuapan, menyebut tindakan itu sebagai "hal yang normal yang terjadi di antara sekutu".
"Saya berharap Amerika Serikat memandang Qatar sebagai mitra yang dapat diandalkan dalam diplomasi yang tidak mencoba membeli pengaruh," katanya.
(mas)
Lihat Juga :