AS Tembakkan Rudal Antarbenua Minuteman III yang Mampu Bawa Nuklir, Ini Tujuannya

Kamis, 22 Mei 2025 - 07:46 WIB
loading...
A A A
Rudal tersebut dilengkapi dengan Mark 21 High Fidelity Reentry Vehicle, yang biasanya akan berisi muatan nuklir jika Minuteman III diluncurkan secara operasional. Angkatan Udara merilis video uji coba tersebut beberapa jam kemudian.

Kelompok Uji dan Evaluasi ke-377 di Vandenberg mengawasi peluncuran misil, yang berlangsung di Western Test Range pangkalan tersebut. Satuan tugas yang mendukung peluncuran tersebut terdiri dari penerbang dari ketiga sayap rudal Angkatan Udara—ke-90 di Pangkalan Angkatan Udara F.E. Warren di Wyoming, ke-91 di Pangkalan Angkatan Udara Minot di North Dakota, dan ke-341 di Malmstrom.

Petugas perawatan dari ke-90 dan ke-341 juga melakukan perawatan untuk peluncuran tersebut.

Angkatan Udara secara teratur melakukan uji coba Minuteman III pada malam hari, yang berusia lebih dari 50 tahun dan mendekati akhir masa pakainya, untuk memastikannya terus berfungsi dengan aman dan sesuai rancangan. Angkatan Udara telah melakukan lebih dari 300 uji coba semacam itu, yang terakhir pada bulan Februari.

Sekitar 400 unit ICBM Minuteman III milik Angkatan Udara merupakan bagian dari triad nuklir Amerika Serikat yang berbasis di darat, bersama dengan rudal nuklir yang diluncurkan dari kapal selam dan pesawat pengebom yang mampu meluncurkan senjata yang diluncurkan dari udara.

Minuteman III diperkirakan akan digantikan oleh ICBM baru, LGM-35A Sentinel buatan Northrop Grumman, sekitar tahun 2030-an.

Namun, Sentinel menghadapi banyak tantangan. Membangun infrastruktur berbasis darat untuk komando dan kontrol, termasuk memasang ribuan mil kabel serat optik di wilayah Great Plains untuk menghubungkan pusat peluncuran, kini diperkirakan akan jauh lebih rumit daripada yang diantisipasi sebelumnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Kasus Penganiayaan,...
Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang
Rekomendasi
Desak Beri Kompensasi...
Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
Cerita Nurma, dari Belajar...
Cerita Nurma, dari Belajar di Perpustakaan hingga Malam Kini Bisa Kuliah Gratis di UGM
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Berita Terkini
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved