Rusia: Ukraina Hanya Punya Satu Kesempatan Terakhir
Rabu, 21 Mei 2025 - 18:34 WIB
loading...
A
A
A
Kekhawatiran ini terutama berkaitan dengan fakta bahwa perjanjian yang ditandatangani oleh kepemimpinan saat ini kemudian dapat ditolak setelah pemerintahan baru di Ukraina terpilih, jelasnya.
Baca Juga: Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Masa jabatan presiden Zelensky secara resmi berakhir tahun lalu, dan sejak itu ia berulang kali menunda penyelenggaraan pemilihan baru, dengan alasan konflik dengan Rusia dan darurat militer.
Sementara Moskow mempertanyakan legitimasi Zelensky sebagai pemimpin Ukraina, bulan lalu, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengisyaratkan bahwa pihak Rusia mungkin mengabaikan statusnya untuk melanjutkan perundingan perdamaian.
"Kepentingan untuk memasuki proses penyelesaian damai berada di atas segalanya," kata Peskov, menekankan bahwa "tujuan utama adalah untuk memulai proses perundingan ini," sementara semua pertanyaan lainnya adalah "sekunder."
Baca Juga: Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Masa jabatan presiden Zelensky secara resmi berakhir tahun lalu, dan sejak itu ia berulang kali menunda penyelenggaraan pemilihan baru, dengan alasan konflik dengan Rusia dan darurat militer.
Sementara Moskow mempertanyakan legitimasi Zelensky sebagai pemimpin Ukraina, bulan lalu, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengisyaratkan bahwa pihak Rusia mungkin mengabaikan statusnya untuk melanjutkan perundingan perdamaian.
"Kepentingan untuk memasuki proses penyelesaian damai berada di atas segalanya," kata Peskov, menekankan bahwa "tujuan utama adalah untuk memulai proses perundingan ini," sementara semua pertanyaan lainnya adalah "sekunder."
Lihat Juga :