Siapa Nas Daily? Konten Kreator Muslim asal Israel yang Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia

Rabu, 21 Mei 2025 - 12:26 WIB
loading...
Siapa Nas Daily? Konten...
Nuseir Yassin lebih dikenal sebagai Nas Daily. Foto/instagram
A A A
KUALA LUMPUR - Nuseir Yassin, lebih dikenal sebagai Nas Daily, adalah seorang kreator konten berdarah Arab-Palestina yang lahir di Arraba, Israel, pada 9 Februari 1992. Ia dikenal luas melalui video-video berdurasi satu menit yang mengangkat berbagai budaya dan cerita inspiratif dari seluruh dunia.

Namun, latar belakang kewarganegaraannya sebagai warga negara Israel membuatnya menghadapi tantangan dalam mengunjungi beberapa negara, termasuk Malaysia, yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

Profil dan Karier


Yassin dibesarkan dalam keluarga Muslim Arab di Israel. Setelah menyelesaikan pendidikan di Harvard University dengan gelar di bidang ekonomi dan minor di ilmu komputer, ia bekerja sebagai pengembang perangkat lunak di Venmo.

Namun, pada 2016, ia memutuskan berhenti dan memulai perjalanan keliling dunia sambil mendokumentasikan pengalamannya melalui video satu menit yang diunggah setiap hari di platform media sosial.

Proyek ini dikenal dengan nama Nas Daily, yang kemudian berkembang menjadi perusahaan produksi konten dengan jutaan pengikut di berbagai platform.

Tantangan Masuk ke Malaysia


Sebagai warga negara Israel, Yassin menghadapi larangan masuk ke Malaysia karena tidak adanya hubungan diplomatik antara kedua negara.

Untuk mengatasi hal ini, ia memperoleh kewarganegaraan dari Saint Kitts dan Nevis, negara di Karibia, melalui program investasi kewarganegaraan.

Dengan membayar sekitar USD150.000 (sekitar Rp2,3 miliar), ia mendapatkan paspor yang memungkinkannya masuk ke Malaysia.

Pada Oktober 2022, Yassin menggunakan paspor Saint Kitts dan Nevis untuk masuk ke Malaysia. Ia mengunjungi Melaka dan berbagi pengalamannya melalui video, menyatakan kekagumannya terhadap keramahan masyarakat dan keindahan budaya Malaysia.

Ia juga menyoroti perbedaan antara kebijakan pemerintah dan sikap masyarakat, mengatakan meskipun pemerintah mungkin memiliki kebijakan tertentu, masyarakat tetap terbuka dan ramah.

Reaksi dan Kontroversi


Kunjungan Yassin ke Malaysia menimbulkan berbagai reaksi. Beberapa pihak mengkritik langkahnya memperoleh kewarganegaraan lain untuk mengatasi larangan masuk, sementara yang lain menghargai usahanya menjembatani perbedaan budaya dan politik.

Yassin sendiri menekankan tujuannya adalah menunjukkan hubungan antarindividu dapat melampaui batasan politik dan diplomatik.

Identitas dan Pandangan Pribadi


Yassin mengidentifikasi dirinya sebagai "Israeli-Palestinian", mencerminkan latar belakangnya sebagai warga negara Israel keturunan Arab-Palestina.

Ia juga menyatakan dirinya sebagai Muslim non-praktik, menunjukkan pendekatan sekuler terhadap agama.

Kisah Nas Daily mencerminkan kompleksitas identitas, kewarganegaraan, dan hubungan internasional di era globalisasi.

Melalui kontennya, Yassin berusaha menyampaikan pesan bahwa keterbukaan dan pemahaman antarbudaya dapat mengatasi batasan politik dan diplomatik.

Meskipun menghadapi tantangan dan kontroversi, ia terus menggunakan platformnya untuk mempromosikan koneksi dan empati antarindividu di seluruh dunia.

Baca juga: Maroko Jadi Tuan Rumah Unit Militer Israel yang Bunuh 15 Petugas Medis di Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Mojtaba Disebut Tak...
Mojtaba Disebut Tak Akan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Ini Alasannya
Islam Melarang Pembalseman,...
Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mangawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
Hadirkan BRUSKY 125,...
Hadirkan BRUSKY 125, MODENAS Siap Banjiri Indonesia dengan Motor Malaysia
Bawa Pikap Ayahnya,...
Bawa Pikap Ayahnya, Bocah 11 Tahun Tabrak Iringan Peziarah dan Tewaskan 8 Orang
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Seluruh Tuntutan AS untuk Berdamai
Rekomendasi
Lelah Terus Dihina,...
Lelah Terus Dihina, Elly Sugigi Rela Habiskan Rp100 Juta untuk Oplas Hidung dan Mata
Syah Afandin Dinonaktifkan...
Syah Afandin Dinonaktifkan dari Ketua DPW PAN Sumut usai Kena OTT KPK
KPK terkait OTT Bupati...
KPK terkait OTT Bupati Langkat: Suap Proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim
Berita Terkini
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
5 Pemimpin Muslim yang...
5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama
Infografis
5 Negara Muslim yang...
5 Negara Muslim yang Secara Statistik Mampu Ratakan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved