India Kerahkan Tank Tempur T-72 Rusia untuk Melawan Pakistan
Selasa, 20 Mei 2025 - 19:30 WIB
loading...
India menggunakan tank T-72 Rusia. Foto/military africa
A
A
A
NEW DELHI - Menurut laporan media lokal, Angkatan Darat India menggunakan tank tempur utama T-72 untuk menghancurkan beberapa pos lintas perbatasan Pakistan antara tanggal 7 dan 10 Mei 2025.
Tank-tank tersebut ditempatkan di posisi menjelang serangan militer India terhadap fasilitas-fasilitas yang diduga milik kelompok bersenjata di wilayah yang dikuasai Pakistan, dengan nama sandi Operasi Sindoor.
Tank-tank itu digunakan untuk menyerang target-target tertentu yang ditetapkan Angkatan Darat, situs web NDTV melaporkan.
Peran utama T-72 adalah menghancurkan rute-rute yang dapat dilalui kelompok bersenjata untuk menyusup ke India, menurut laporan tersebut.
“Kami juga menyerang pos-pos musuh yang memfasilitasi penyusupan. Kami tahu pos mana yang digunakan sebagai pangkalan untuk penyusupan oleh musuh. Panggilan yang diinformasikan telah dilakukan dan target-target tersebut diserang,” ungkap laporan NDTV mengutip pernyataan seorang kolonel Angkatan Darat India.
Operasi Sindoor diluncurkan pada tanggal 7 Mei sebagai tanggapan atas serangan bersenjata pada bulan April di Wilayah Persatuan India Jammu dan Kashmir yang menewaskan 26 orang, sebagian besar adalah wisatawan.
Tank-tank tersebut ditempatkan di posisi menjelang serangan militer India terhadap fasilitas-fasilitas yang diduga milik kelompok bersenjata di wilayah yang dikuasai Pakistan, dengan nama sandi Operasi Sindoor.
Tank-tank itu digunakan untuk menyerang target-target tertentu yang ditetapkan Angkatan Darat, situs web NDTV melaporkan.
Peran utama T-72 adalah menghancurkan rute-rute yang dapat dilalui kelompok bersenjata untuk menyusup ke India, menurut laporan tersebut.
“Kami juga menyerang pos-pos musuh yang memfasilitasi penyusupan. Kami tahu pos mana yang digunakan sebagai pangkalan untuk penyusupan oleh musuh. Panggilan yang diinformasikan telah dilakukan dan target-target tersebut diserang,” ungkap laporan NDTV mengutip pernyataan seorang kolonel Angkatan Darat India.
Operasi Sindoor diluncurkan pada tanggal 7 Mei sebagai tanggapan atas serangan bersenjata pada bulan April di Wilayah Persatuan India Jammu dan Kashmir yang menewaskan 26 orang, sebagian besar adalah wisatawan.
Lihat Juga :