Inilah 5 Negara yang Klaim Laut China Selatan, China Terluas hingga Hampir 90%
Senin, 19 Mei 2025 - 15:27 WIB
loading...
A
A
A
Meski jarang konfrontatif, Malaysia rutin memanggil duta besar China setiap kali kapal survei Hai Yang 09 memasuki ZEE-nya—terakhir 28 Maret 2025, menurut nota Kementerian Luar Negeri Malaysia.
Kerajaan Brunei Darussalam mengeklaim segitiga Laut China Selatan bagian selatan yang disebut Louisa Reef dan Rifleman Bank. Klaim Brunei sering luput dari radar karena negara itu memilih diplomasi hening sambil mengembangkan lapangan gas Kelidang bersama Shell.
Council on Foreign Relations menempatkan Brunei sebagai “claimant terpendam” yang paling bergantung pada konsensus ASEAN untuk menahan tekanan China.
Taiwan dan Indonesia kerap disebut masuk daftar negara yang ikut bersengketa, tetapi klasifikasi akademik membedakannya.
Taiwan (Republik China) mengeklaim wilayah persis sama dengan Beijing—secara hukum satu sumber klaim. Sedangkan Indonesia tak mengeklaim pulau mana pun; ia hanya mempertahankan ZEE Natuna Utara yang bersinggungan dengan "sembilan garis putus-putus yang diklaim China.
Laut China Selatan kini bagai semangkuk laksa berisi lima kuah berbeda: pedas Filipina, asam Vietnam, gurih Malaysia, manis Brunei, dan rempah kuat China. Selama kuah-kuah ini belum menyatu, sendok geopolitik dunia akan terus mengaduknya—dan riak ombak di karang kecil bisa mengguncang pasar energi global.
5. Brunei Darussalam
Kerajaan Brunei Darussalam mengeklaim segitiga Laut China Selatan bagian selatan yang disebut Louisa Reef dan Rifleman Bank. Klaim Brunei sering luput dari radar karena negara itu memilih diplomasi hening sambil mengembangkan lapangan gas Kelidang bersama Shell.
Council on Foreign Relations menempatkan Brunei sebagai “claimant terpendam” yang paling bergantung pada konsensus ASEAN untuk menahan tekanan China.
Mengapa Hanya Lima Negara?
Taiwan dan Indonesia kerap disebut masuk daftar negara yang ikut bersengketa, tetapi klasifikasi akademik membedakannya.
Taiwan (Republik China) mengeklaim wilayah persis sama dengan Beijing—secara hukum satu sumber klaim. Sedangkan Indonesia tak mengeklaim pulau mana pun; ia hanya mempertahankan ZEE Natuna Utara yang bersinggungan dengan "sembilan garis putus-putus yang diklaim China.
Laut China Selatan kini bagai semangkuk laksa berisi lima kuah berbeda: pedas Filipina, asam Vietnam, gurih Malaysia, manis Brunei, dan rempah kuat China. Selama kuah-kuah ini belum menyatu, sendok geopolitik dunia akan terus mengaduknya—dan riak ombak di karang kecil bisa mengguncang pasar energi global.
(mas)
Lihat Juga :