Pertama Kalinya, Kapal Perang Tercanggih Inggris Tembak Jatuh Rudal Supersonik di Dekat Skotlandia

Minggu, 18 Mei 2025 - 09:57 WIB
loading...
A A A
Perkembangan ini terjadi saat Angkatan Laut Kerajaan Inggris memperkuat kekuatan tempur Angkatan Laut-nya sambil mengambil peran baru untuk memproyeksikan kekuatan. Kelompok Serang Kapal Induk (CSG) Angkatan Laut Kerajaan Inggris, yang dipimpin oleh HMS Prince of Wales, saat ini dikerahkan ke Indo-Pasifik di bawah Operasi Highmast, yang dimulai pada 22 April 2025, dan akan berakhir pada Desember 2025. Kapal induk tersebut didampingi oleh kapal perusak Tipe 45 lainnya, HMS Dauntless.

Menghadapi meningkatnya ancaman keamanan dari musuh seperti Rusia dan China, serta negara-negara seperti Iran dan proksi mereka di Asia Barat, Angkatan Laut Kerajaan Inggris melakukan upaya bersama untuk memperkuat pertahanan udara maritimnya.

Selain memodifikasi kapal perangnya dengan rudal pertahanan udara canggih, seperti Sea Viper, Angkatan Laut Kerajaan Inggris juga telah mengembangkan senjata laser DragonFire yang dapat meluluhlantakkan target udara dengan biaya kurang dari £10 per tembakan.

Saat ini, pertahanan Angkatan Laut Kerajaan Inggris terhadap ancaman rudal, khususnya rudal antikapal dan balistik, bergantung pada pendekatan berlapis yang melibatkan sensor canggih, pencegat, dan tindakan balasan.

Namun, meningkatnya ancaman dari serangan rudal supersonik, hipersonik, dan gerombolan drone menimbulkan risiko berkelanjutan, itulah sebabnya penembakan jatuh rudal supersonik merupakan tonggak bersejarah yang dicapai oleh Angkatan Laut Kerajaan Inggris.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Gawat! Delegasi Iran...
Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Haaland Cetak Brace,...
Haaland Cetak Brace, Norwegia Paksa Senegal Angkat Koper Lebih Cepat
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
Berita Terkini
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Infografis
Spesifikasi Fregat Merah...
Spesifikasi Fregat Merah Putih, Kapal Perang Tercanggih dengan Senjata Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved