Pertama Kalinya, Kapal Perang Tercanggih Inggris Tembak Jatuh Rudal Supersonik di Dekat Skotlandia
Minggu, 18 Mei 2025 - 09:57 WIB
loading...
Kapal perang tercanggih Inggris, HMS Dragon, menembak jatuh rudal supersonik untuk pertama kalinya di lepas pantai Skotlandia. Foto/EurAsian Times
A
A
A
LONDON - Kapal perang tercanggih Inggris, HMS Dragon, telah menembak jatuh rudal supersonik untuk pertama kalinya di lepas pantai Skotlandia. Momen bersejarah bagi militer Kerajaan Inggris itu berlangsung pada 16 Mei selama latihan perang NATO.
Angkatan Laut Kerajaan Inggris mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa rudal Sea Viper yang dimodifikasi secara khusus ditembakkan oleh kapal perusak Tipe 45 HMS Dragon dalam semburan asap dan api ke target berkecepatan tinggi yang datang—yang mensimulasikan jenis ancaman canggih yang saat ini terlihat di seluruh dunia.
Pernyataan itu tidak merinci apa targetnya.
"Ini menandai pertama kalinya Angkatan Laut Kerajaan menghadapi target semacam ini—target yang jauh lebih menantang karena terbang lebih cepat dan melakukan manuver berputar-putar," bunyi pernyataan tersebut, yang dilansir EurAsian Times, Minggu (18/5/2025).
Baca Juga: Inggris: Ekspor Komponen Jet Siluman F-35 ke Israel Lebih Penting daripada Hentikan Genosida Gaza
Dalam waktu dua setengah detik setelah meluncur keluar dari silo HMS Dragon, rudal itu mencapai kecepatan Mach 4, atau lebih dari empat kali kecepatan suara. Rudal itu kemudian bermanuver dengan gaya gravitasi tinggi di atas lautan untuk mendekati dan menghancurkan target.
Angkatan Laut Kerajaan mencatat dalam pernyataannya bahwa rudal yang digunakan dalam uji coba itu adalah model telemetri unik yang dimaksudkan untuk menangkap pengukuran dan informasi berguna untuk operasi mendatang.
Angkatan Laut Kerajaan Inggris mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa rudal Sea Viper yang dimodifikasi secara khusus ditembakkan oleh kapal perusak Tipe 45 HMS Dragon dalam semburan asap dan api ke target berkecepatan tinggi yang datang—yang mensimulasikan jenis ancaman canggih yang saat ini terlihat di seluruh dunia.
Pernyataan itu tidak merinci apa targetnya.
"Ini menandai pertama kalinya Angkatan Laut Kerajaan menghadapi target semacam ini—target yang jauh lebih menantang karena terbang lebih cepat dan melakukan manuver berputar-putar," bunyi pernyataan tersebut, yang dilansir EurAsian Times, Minggu (18/5/2025).
Baca Juga: Inggris: Ekspor Komponen Jet Siluman F-35 ke Israel Lebih Penting daripada Hentikan Genosida Gaza
Dalam waktu dua setengah detik setelah meluncur keluar dari silo HMS Dragon, rudal itu mencapai kecepatan Mach 4, atau lebih dari empat kali kecepatan suara. Rudal itu kemudian bermanuver dengan gaya gravitasi tinggi di atas lautan untuk mendekati dan menghancurkan target.
Angkatan Laut Kerajaan mencatat dalam pernyataannya bahwa rudal yang digunakan dalam uji coba itu adalah model telemetri unik yang dimaksudkan untuk menangkap pengukuran dan informasi berguna untuk operasi mendatang.
Lihat Juga :