Israel Telah Bantai Lebih dari 120 Warga Gaza sejak Luncurkan Operasi Gideon’s Chariots
Minggu, 18 Mei 2025 - 09:25 WIB
loading...
A
A
A
Kabinet Keamanan Israel menyetujui rencana Operasi Gideon's Chariots pada awal Mei, yang memicu mobilisasi puluhan ribu pasukan cadangan.
Nama operasi tersebut, yang mengingatkan pada "Operasi Gideon" tahun 1948 yang digunakan untuk merebut Beit Shean dan menggusur warga Palestina, menandakan kesinambungan historis dan ideologis yang disengaja.
Menurut Otoritas Penyiaran Israel (KAN), operasi saat ini bertujuan untuk menduduki seluruh Gaza dan mengevakuasi penduduk secara paksa dari zona pertempuran aktif—khususnya Gaza utara—ke wilayah yang ditentukan di selatan.
Selama kunjungan tiga hari Trump, tentara Israel menewaskan lebih dari 378 warga Palestina—hampir empat kali lipat jumlah mereka yang tewas dalam empat hari sebelumnya, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
Sejak 7 Oktober 2023, kampanye militer Israel di Gaza—yang didukung oleh Amerika Serikat—telah menyebabkan sekitar 173.000 warga Palestina tewas atau terluka. Sebagian besar korban adalah wanita dan anak-anak. Lebih dari 11.000 orang masih hilang di bawah reruntuhan.
Nama operasi tersebut, yang mengingatkan pada "Operasi Gideon" tahun 1948 yang digunakan untuk merebut Beit Shean dan menggusur warga Palestina, menandakan kesinambungan historis dan ideologis yang disengaja.
Menurut Otoritas Penyiaran Israel (KAN), operasi saat ini bertujuan untuk menduduki seluruh Gaza dan mengevakuasi penduduk secara paksa dari zona pertempuran aktif—khususnya Gaza utara—ke wilayah yang ditentukan di selatan.
Selama kunjungan tiga hari Trump, tentara Israel menewaskan lebih dari 378 warga Palestina—hampir empat kali lipat jumlah mereka yang tewas dalam empat hari sebelumnya, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
Sejak 7 Oktober 2023, kampanye militer Israel di Gaza—yang didukung oleh Amerika Serikat—telah menyebabkan sekitar 173.000 warga Palestina tewas atau terluka. Sebagian besar korban adalah wanita dan anak-anak. Lebih dari 11.000 orang masih hilang di bawah reruntuhan.
(mas)
Lihat Juga :