Israel Telah Bantai Lebih dari 120 Warga Gaza sejak Luncurkan Operasi Gideon’s Chariots
Minggu, 18 Mei 2025 - 09:25 WIB
loading...
A
A
A
Di wilayah selatan, serangan pesawat nirawak Israel di daerah Ma'an di sebelah timur Khan Younis menewaskan dua orang dan melukai empat lainnya. Serangan lain di Bani Suhaila, juga di sebelah timur Khan Younis, menewaskan enam orang dan melukai lainnya. Korban dipindahkan ke Rumah Sakit Nasser.
Sumber-sumber Palestina juga mengonfirmasi bahwa tiga orang terluka dalam sebuah serangan di sebuah tenda di dekat Menara Taiba di apa yang disebut "zona kemanusiaan" di sebelah barat Khan Younis. Pesawat tempur Israel juga menyerang kota Al-Qarara, timur laut kota itu.
Korban tambahan dilaporkan setelah serangan udara Israel menargetkan tenda-tenda yang menampung orang-orang telantar di dekat Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa di Deir al-Balah, Gaza tengah.
Lonjakan korban jiwa Palestina terjadi saat tentara Israel secara resmi memperluas operasi militernya di Gaza di bawah apa yang disebutnya sebagai Operasi Gideon's Chariot's atau Operasi Kereta Perang Gideon.
Menurut militer Israel, operasi tersebut melibatkan serangan udara dan operasi darat yang meluas yang ditujukan untuk mencapai semua tujuan perang, termasuk pembebasan sandera dan pembubaran kelompok perlawanan Palestina; Hamas.
Media Israel sebelumnya melaporkan bahwa fase yang diperluas ini akan mengikuti kesimpulan dari tur terbaru Presiden AS Donald Trump di wilayah Teluk—jika tidak ada kesepakatan baru tentang Gaza yang terwujud. Trump meninggalkan Uni Emirat Arab di akhir tur tanpa mengumumkan terobosan diplomatik apa pun.
Sumber-sumber Palestina juga mengonfirmasi bahwa tiga orang terluka dalam sebuah serangan di sebuah tenda di dekat Menara Taiba di apa yang disebut "zona kemanusiaan" di sebelah barat Khan Younis. Pesawat tempur Israel juga menyerang kota Al-Qarara, timur laut kota itu.
Korban tambahan dilaporkan setelah serangan udara Israel menargetkan tenda-tenda yang menampung orang-orang telantar di dekat Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa di Deir al-Balah, Gaza tengah.
Operasi Gideon's Chariots Dimulai
Lonjakan korban jiwa Palestina terjadi saat tentara Israel secara resmi memperluas operasi militernya di Gaza di bawah apa yang disebutnya sebagai Operasi Gideon's Chariot's atau Operasi Kereta Perang Gideon.
Menurut militer Israel, operasi tersebut melibatkan serangan udara dan operasi darat yang meluas yang ditujukan untuk mencapai semua tujuan perang, termasuk pembebasan sandera dan pembubaran kelompok perlawanan Palestina; Hamas.
Media Israel sebelumnya melaporkan bahwa fase yang diperluas ini akan mengikuti kesimpulan dari tur terbaru Presiden AS Donald Trump di wilayah Teluk—jika tidak ada kesepakatan baru tentang Gaza yang terwujud. Trump meninggalkan Uni Emirat Arab di akhir tur tanpa mengumumkan terobosan diplomatik apa pun.
Lihat Juga :