Eks Jenderal AS Ungkap Rencana Militer China Kalahkan Amerika dalam Perang Taiwan
Minggu, 18 Mei 2025 - 08:51 WIB
loading...
A
A
A
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan pejabat lain dalam pemerintahan Presiden Donald Trump telah menekankan bahwa menghalau China berarti membuat invasi tersebut semahal mungkin.
Dalam sambutannya di sidang Parlemen yang difokuskan pada Partai Komunis China mengatakan kepada para anggota Parlemen: "Ancaman invasi China ke Taiwan tidak lagi jauh atau teoritis."
Flynn berbicara di sidang Komite Terpilih Parlemen tentang Persaingan Strategis antara Amerika Serikat dan Partai Komunis China. Yang juga memberikan kesaksian adalah Mark Montgomery, mantan direktur operasi di Komando Indo-Pasifik AS, dan Kurt Campbell, wakil menteri luar negeri dari tahun 2024 hingga 2025.
Dalam sebuah pernyataan yang disiapkan sebelum sidang Parlemen, Flynn menunjuk pada besarnya tantangan yang akan dihadapi China dalam melancarkan serangan amfibi—faktor-faktor yang menurutnya membantu mengimbangi kesenjangan kemampuan yang menganga antara militer Taiwan dan China.
Untuk mencapai fait accompli, Flynn mencatat bahwa pasukan China perlu menyeberangi Selat Taiwan sepanjang 100 mil di bawah tembakan gencar. Setelah mencapai pantai Taiwan, mereka perlu membangun—dan mempertahankan—pangkalan pantai.
Di kota-kota Taiwan, pasukan PLA kemudian akan menghadapi perang kota melawan para pembela Taiwan yang bersembunyi di posisi-posisi yang dibentengi. Akhirnya, China harus mencapai semua ini sebelum AS dan sekutunya dapat sepenuhnya mengerahkan pasukan mereka untuk melakukan intervensi.
Dalam sambutannya di sidang Parlemen yang difokuskan pada Partai Komunis China mengatakan kepada para anggota Parlemen: "Ancaman invasi China ke Taiwan tidak lagi jauh atau teoritis."
Flynn berbicara di sidang Komite Terpilih Parlemen tentang Persaingan Strategis antara Amerika Serikat dan Partai Komunis China. Yang juga memberikan kesaksian adalah Mark Montgomery, mantan direktur operasi di Komando Indo-Pasifik AS, dan Kurt Campbell, wakil menteri luar negeri dari tahun 2024 hingga 2025.
Dalam sebuah pernyataan yang disiapkan sebelum sidang Parlemen, Flynn menunjuk pada besarnya tantangan yang akan dihadapi China dalam melancarkan serangan amfibi—faktor-faktor yang menurutnya membantu mengimbangi kesenjangan kemampuan yang menganga antara militer Taiwan dan China.
Untuk mencapai fait accompli, Flynn mencatat bahwa pasukan China perlu menyeberangi Selat Taiwan sepanjang 100 mil di bawah tembakan gencar. Setelah mencapai pantai Taiwan, mereka perlu membangun—dan mempertahankan—pangkalan pantai.
Di kota-kota Taiwan, pasukan PLA kemudian akan menghadapi perang kota melawan para pembela Taiwan yang bersembunyi di posisi-posisi yang dibentengi. Akhirnya, China harus mencapai semua ini sebelum AS dan sekutunya dapat sepenuhnya mengerahkan pasukan mereka untuk melakukan intervensi.
Lihat Juga :