Eks Jenderal AS Ungkap Rencana Militer China Kalahkan Amerika dalam Perang Taiwan

Minggu, 18 Mei 2025 - 08:51 WIB
loading...
A A A
Flynn menekankan bahwa sementara para analis sering kali berfokus pada Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Pasukan Roket China yang berkembang pesat, pasukan darat negara itu pada akhirnya menentukan hasilnya.

"Jika pasukan PLA tidak dapat mendarat, tidak dapat bermanuver, tidak dapat mempertahankan wilayah, dan tidak dapat menaklukkan rakyat Taiwan, maka mereka tidak akan menang. Jika kita dapat mencegah mereka untuk mencoba menyeberang, kita akan dapat mencegah perang sepenuhnya," katanya kepada para anggota Parlemen, seperti dikutip Newsweek, Minggu (18/5/2025).

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Kurt Campbell, dalam pernyataan pembukaan yang disampaikan sebelum sidang Parlemen, mengatakan: "Masa depan Taiwan sangat terkait erat dengan masa depan Amerika—ekonomi, teknologi, dan masyarakat kita saling terkait erat—sehingga Taiwan yang kuat dan aman menjadi kepentingan strategis AS yang vital."

"Menangani momen ini memerlukan pendekatan dari seluruh pemerintah. Kongres, Cabang Eksekutif, dan masyarakat sipil semuanya harus memainkan peran aktif dalam memperdalam keterlibatan dengan mitra mereka di Taiwan. Ini termasuk memperkuat kemitraan pertahanan dan ekonomi dengan pemerintah Taiwan, mendukung partisipasi Taiwan yang bermakna dalam organisasi internasional, dan memperluas pertukaran pendidikan, budaya, dan ilmiah," paparnya.

Washington mempertahankan kebijakan "ambiguitas strategis" yang telah berlangsung selama puluhan tahun mengenai apakah akan membela Taiwan, yang dapat berarti terseret ke dalam perang panas pertama AS dengan negara berkekuatan nuklir lainnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Koordinator Rekonstruksi...
Koordinator Rekonstruksi Gaza Asal Mesir Tewas dalam Serangan Drone di Kawasan Sabra
Senator Amerika Serikat...
Senator Amerika Serikat Lindsey Graham Meninggal Dunia secara Mendadak
Rekomendasi
Jarwo Kwat Kenang Temon:...
Jarwo Kwat Kenang Temon: Pelawak yang Tak Pernah Marah dan Selalu Menghibur
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
Menyorot Kebijakan Bahan...
Menyorot Kebijakan Bahan Bakar B50
Berita Terkini
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved