Jaringan Intelijen Barat Bantu Operasi Kilowatt Mossad di Eropa, Targetnya Membunuh Warga Palestina
Senin, 19 Mei 2025 - 14:10 WIB
loading...
Operasi Kilowatt Mossa di Eropa memiliki target membunuh warga Palestina. Foto/X/@kenankaratas_
A
A
A
BERLIN - Dokumen yang baru dideklasifikasi mengungkapkan bahwa aliansi rahasia badan mata-mata Barat memberi Israel informasi penting yang memungkinkan Mossad membunuh warga Palestina di Eropa pada awal tahun 1970-an.
Kabel-kabel yang telah dideklasifikasi, yang diungkapkan oleh The Guardian, mengatakan bahwa perburuan Mossad didukung oleh jaringan berbagi intelijen yang mencakup 18 negara Barat.
Temuan tersebut berasal dari karya Aviva Guttmann, seorang sejarawan strategi dan intelijen di Universitas Aberystwyth, yang mengakses cache komunikasi yang sebelumnya dirahasiakan yang disimpan di Swiss.
“Ketika menyangkut pembagian intelijen antara badan-badan negara yang berbeda, pengawasan sangat sulit dilakukan. Hubungan internasional negara rahasia itu sama sekali tidak terpantau oleh politisi, parlemen, atau publik,” kata Guttmann.
Setidaknya sepuluh warga Palestina tewas di kota-kota termasuk Paris, Roma, Athena, dan Nicosia dalam operasi yang dilakukan oleh Mossad, badan intelijen asing Israel.
Pembunuhan tersebut merupakan bagian dari operasi yang lebih luas yang dikenal sebagai Wrath of God, yang diluncurkan sebagai tanggapan atas serangan Olimpiade Munich tahun 1972, di mana 11 atlet Israel tewas oleh kelompok Palestina Black September Organisation (BSO). Operasi tersebut juga menginspirasi sebuah film Hollywood.
Guttmann mengatakan pengungkapan Kilowatt menimbulkan pertanyaan mendesak tentang pembagian informasi intelijen dalam perang di Gaza saat ini. "Bahkan saat ini akan ada banyak informasi yang dibagikan yang sama sekali tidak kita ketahui."
Kabel-kabel yang telah dideklasifikasi, yang diungkapkan oleh The Guardian, mengatakan bahwa perburuan Mossad didukung oleh jaringan berbagi intelijen yang mencakup 18 negara Barat.
Temuan tersebut berasal dari karya Aviva Guttmann, seorang sejarawan strategi dan intelijen di Universitas Aberystwyth, yang mengakses cache komunikasi yang sebelumnya dirahasiakan yang disimpan di Swiss.
“Ketika menyangkut pembagian intelijen antara badan-badan negara yang berbeda, pengawasan sangat sulit dilakukan. Hubungan internasional negara rahasia itu sama sekali tidak terpantau oleh politisi, parlemen, atau publik,” kata Guttmann.
Setidaknya sepuluh warga Palestina tewas di kota-kota termasuk Paris, Roma, Athena, dan Nicosia dalam operasi yang dilakukan oleh Mossad, badan intelijen asing Israel.
Pembunuhan tersebut merupakan bagian dari operasi yang lebih luas yang dikenal sebagai Wrath of God, yang diluncurkan sebagai tanggapan atas serangan Olimpiade Munich tahun 1972, di mana 11 atlet Israel tewas oleh kelompok Palestina Black September Organisation (BSO). Operasi tersebut juga menginspirasi sebuah film Hollywood.
Guttmann mengatakan pengungkapan Kilowatt menimbulkan pertanyaan mendesak tentang pembagian informasi intelijen dalam perang di Gaza saat ini. "Bahkan saat ini akan ada banyak informasi yang dibagikan yang sama sekali tidak kita ketahui."
Jaringan Intelijen Barat Bantu Operasi Kilowatt Mossad di Eropa, Targetnya Membunuh Warga Palestina
1. Jaringan Kilowatt
Didirikan pada tahun 1971, Kilowatt adalah sistem pembagian informasi intelijen terenkripsi yang menghubungkan 18 negara Barat, termasuk AS, Inggris, Prancis, Jerman Barat, dan Swiss.Lihat Juga :