4 Alasan Jatuhnya Rafale Hancurkan Citra Militer India

Minggu, 18 Mei 2025 - 18:02 WIB
loading...
A A A
“Begitu teknologi memberi Anda pilihan untuk mencapai tujuan yang diinginkan, tidak perlu melintasi perbatasan internasional dan memperburuk situasi,” kata Mustafa.

4. Bukan Pesawat Siluman

Kedua negara telah menambah persenjataan mematikan dalam beberapa tahun terakhir. IAF saat ini mengoperasikan 36 jet Rafale. Meskipun pesawat Prancis tersebut bukan jet siluman, pesawat tersebut dipromosikan memiliki “profil rendah” yang sulit dideteksi radar.

Pesawat-pesawat ini juga dilengkapi dengan rudal jarak jauh SCALP dan Meteor, yang dapat menghancurkan target dari jarak 150 kilometer hingga 300 kilometer.

Serupa dengan itu, PAF juga mendatangkan 25 jet J-10C pada tahun 2022. Ini adalah pesawat tempur canggih China yang dilengkapi dengan rudal udara-ke-udara yang disebut PL-15, senjata yang dikembangkan China untuk penggunaan eksklusifnya sendiri.

Laporan mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya rudal jarak jauh ini digunakan dalam pertempuran langsung.

Situs-situs yang menjadi target India dalam serangan 7 Mei adalah "jarak dekat sampai ke perbatasan" sehingga New Delhi dapat menyerang mereka tanpa harus menerbangkan jetnya ke wilayah Pakistan, Boquérat menambahkan.

Menghindari pelanggaran wilayah udara meminimalkan risiko pertempuran udara langsung atau penangkapan pilot, seperti yang terjadi pada tahun 2019 ketika Pakistan menangkap pilot India Abhinandan Varthaman setelah menembak jatuh pesawatnya karena melanggar wilayah udara Pakistan.

"(Tidak) perlu melintasi perbatasan jika Anda dapat menyerang dari wilayah Anda sendiri," kata Boquerat.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Cerita Striker Irak...
Cerita Striker Irak di Piala Dunia 2026, Hampir Putus Asa usai Ayah Tewas Ditembak saat Perang
Rekomendasi
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Disambut Antusias, Jakarta Jadi Kota Terakhir Seleksi
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved