Kenapa India dan Pakistan Pisah? Ternyata Ini Penyebabnya

Jum'at, 16 Mei 2025 - 20:01 WIB
loading...
A A A
Ia hanya diberi waktu lima pekan untuk membagi 175.000 mil persegi dan 88 juta orang, padahal belum pernah ke wilayah itu atau mengetahui apa pun tentangnya.

Berdasarkan pengakuannya sendiri, Radcliffe sangat tidak siap untuk tugas penting membagi sub-benua. Terlebih, ia tidak dibantu pakar dan penasihat yang seharusnya lebih paham tentang pembagian wilayah.

Namun, Radcliffe akhirnya tetap membagi eks wilayah India Britania dengan seadanya. Setelah dilakukan pembagian, lahir dua negara baru, yakni Pakistan untuk Muslim, dan India bagi umat Hindu.

Sesuai dugaan, partisi tersebut tidak berjalan damai. Meski sudah dibagi wilayahnya, jutaan orang harus berpindah tempat, dan kekerasan antarkelompok pun meletus, sehingga menyebabkan korban jiwa dalam jumlah besar.

Sampai sekarang, konflik antara India dan Pakistan belum sepenuhnya selesai. Kedua negara bahkan beberapa kali terlibat perang dengan wilayah Kashmir tetap menjadi sumber sengketa yang panas.

Baca juga: India Tembakkan Rudal BrahMos, Hancurkan 1 Pesawat AWACS Pakistan di Pangkalan Udara
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Menyambut Modi, Mengingat...
Menyambut Modi, Mengingat Janji Pluralisme India
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Bus Penuh Penumpang...
Bus Penuh Penumpang Ngebut Masuk Jurang, 40 Orang Tewas
Rekomendasi
BNPB Pulihkan Akses...
BNPB Pulihkan Akses Air Bersih di Merapi dengan Pipanisasi Sepanjang 30 Km
Komut Pertamina Salurkan...
Komut Pertamina Salurkan Seragam Sekolah bagi 200 Anak Prasejahtera di Banyuwangi
Emak-emak Kian Banyak...
Emak-emak Kian Banyak Bergabung, DPD Partai Perindo Kota Palu Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
Berita Terkini
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Akankah Pemimpin Tertinggi...
Akankah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Hadiri Pemakaman Ayahnya?
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved