Taiwan Nyatakan Siap Bantu Ciptakan Era Pasca-Pandemi yang Lebih Baik
Senin, 07 September 2020 - 16:11 WIB
loading...
A
A
A
Dirinya lebih lanjut menyatakan bahwa dalam "Deklarasi untuk memperingati 75 tahun berdirinya PBB", pemerintah dan kepala negara sepakat bahwa hanya solidaritas global yang dapat secara efektif mengakhiri pandemi. ( Baca juga: Mi Daging Sapi, Hidangan Nasional Taiwan yang Rasanya Juara )
Oleh karena itu, ucapnya, PBB harus lebih inklusif dan tidak boleh mengabaikan negara mana pun termasuk Taiwan dan siapa saja. "Namun kenyataannya, Taiwan terus menerus dikesampingkan dari sistem organisasi PBB," ujarnya.
Wu juga mengatakan, China terus menekan PBB untuk secara keliru menggunakan Resolusi 2758 yang diadopsi oleh Majelis Umum PBB pada tahun 1971 sebagai dasar hukum untuk memblokir partisipasi Taiwan di PBB. Faktanya, resolusi tersebut tidak membahas masalah perwakilan Taiwan di PBB, juga tidak menyebutkan bahwa Taiwan adalah bagian dari China.
Diplomat Taiwan itu menegaskan bahwa Taiwan tidak pernah menjadi bagian dari China. Wu mengatakan bahwa presiden dan anggota kongres Taiwan dipilih langsung oleh rakyat Taiwan, yang sama sekali berbeda dari China yang tidak demokratis.
"PBB harus mengakui bahwa hanya pemerintah yang dipilih melalui prosedur demokrasi di Taiwan yang dapat mewakili 23,5 juta rakyat Taiwan dan China tidak memiliki hak untuk berbicara atas nama Taiwan," ujarnya.
Oleh karena itu, ucapnya, PBB harus lebih inklusif dan tidak boleh mengabaikan negara mana pun termasuk Taiwan dan siapa saja. "Namun kenyataannya, Taiwan terus menerus dikesampingkan dari sistem organisasi PBB," ujarnya.
Wu juga mengatakan, China terus menekan PBB untuk secara keliru menggunakan Resolusi 2758 yang diadopsi oleh Majelis Umum PBB pada tahun 1971 sebagai dasar hukum untuk memblokir partisipasi Taiwan di PBB. Faktanya, resolusi tersebut tidak membahas masalah perwakilan Taiwan di PBB, juga tidak menyebutkan bahwa Taiwan adalah bagian dari China.
Diplomat Taiwan itu menegaskan bahwa Taiwan tidak pernah menjadi bagian dari China. Wu mengatakan bahwa presiden dan anggota kongres Taiwan dipilih langsung oleh rakyat Taiwan, yang sama sekali berbeda dari China yang tidak demokratis.
"PBB harus mengakui bahwa hanya pemerintah yang dipilih melalui prosedur demokrasi di Taiwan yang dapat mewakili 23,5 juta rakyat Taiwan dan China tidak memiliki hak untuk berbicara atas nama Taiwan," ujarnya.
Lihat Juga :