Trump: AS Harus Ambil Alih Gaza dan Mengubahnya Jadi Zona Kebebasan
Jum'at, 16 Mei 2025 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
Harga minyak turun lebih dari 3% menyusul pernyataan Trump, karena pasar menanggapi prospek terobosan dalam negosiasi AS-Iran.
Iran telah mengadakan empat putaran pembicaraan dengan pemerintahan Trump, yang telah berupaya mencegah ancaman serangan militer Israel terhadap program nuklir Teheran.
"Anda mungkin membaca berita hari ini tentang Iran. Itu semacam kesepakatan dengan persyaratan," ungkap Trump kepada wartawan, meskipun ia tidak menyebutkan perjanjian yang dimaksudnya.
Menurut ABC News, Ali Shamkhani, penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan Teheran siap menyerahkan persediaan uraniumnya yang sangat diperkaya sebagai imbalan atas pencabutan sanksi AS.
Trump memuji Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, karena memainkan peran penting dalam mendorong diplomasi.
Iran, kata Trump, harus "mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya" kepada pemimpin Qatar karena mendesak AS menghindari tindakan militer terhadap tetangganya yang lebih besar.
Pada hari Kamis, selama pertemuan dengan para pemimpin bisnis, termasuk pimpinan Boeing dan GE Aerospace, Trump mengatakan pemerintahannya sedang mempertimbangkan pengembangan pesawat tempur bermesin ganda yang akan diberi nama F-55, selain peningkatan pada Lockheed Martin F-22 Raptor yang disebut F-22 Super, Reuters melaporkan.
"Kami akan membuat F-55 dan saya pikir, jika kami mendapatkan harga yang tepat, kami harus mendapatkan harga yang tepat, itu akan menjadi dua mesin dan peningkatan super pada F-35, dan kemudian kami akan membuat F-22," ujar Trump.
Dia menjelaskan, "Saya pikir jet tempur terindah di dunia adalah F-22 tetapi kami akan membuat F-22 Super dan itu akan menjadi versi yang sangat modern dari jet tempur F-22."
Iran telah mengadakan empat putaran pembicaraan dengan pemerintahan Trump, yang telah berupaya mencegah ancaman serangan militer Israel terhadap program nuklir Teheran.
"Anda mungkin membaca berita hari ini tentang Iran. Itu semacam kesepakatan dengan persyaratan," ungkap Trump kepada wartawan, meskipun ia tidak menyebutkan perjanjian yang dimaksudnya.
Menurut ABC News, Ali Shamkhani, penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan Teheran siap menyerahkan persediaan uraniumnya yang sangat diperkaya sebagai imbalan atas pencabutan sanksi AS.
Mendorong Diplomasi
Trump memuji Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, karena memainkan peran penting dalam mendorong diplomasi.
Iran, kata Trump, harus "mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya" kepada pemimpin Qatar karena mendesak AS menghindari tindakan militer terhadap tetangganya yang lebih besar.
Pada hari Kamis, selama pertemuan dengan para pemimpin bisnis, termasuk pimpinan Boeing dan GE Aerospace, Trump mengatakan pemerintahannya sedang mempertimbangkan pengembangan pesawat tempur bermesin ganda yang akan diberi nama F-55, selain peningkatan pada Lockheed Martin F-22 Raptor yang disebut F-22 Super, Reuters melaporkan.
"Kami akan membuat F-55 dan saya pikir, jika kami mendapatkan harga yang tepat, kami harus mendapatkan harga yang tepat, itu akan menjadi dua mesin dan peningkatan super pada F-35, dan kemudian kami akan membuat F-22," ujar Trump.
Dia menjelaskan, "Saya pikir jet tempur terindah di dunia adalah F-22 tetapi kami akan membuat F-22 Super dan itu akan menjadi versi yang sangat modern dari jet tempur F-22."
Lihat Juga :