Trump Penasaran dengan Pangeran Mohammed bin Salman: Bagaimana Anda Tidur di Malam Hari?

Kamis, 15 Mei 2025 - 10:16 WIB
loading...
Trump Penasaran dengan...
Presiden AS Donald Trump penasaran dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, bertanya bagaimana dia tidur di malam hari. Foto/Screenshot video X @RT_com
A A A
RIYADH - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ternyata penasaran dengan gaya hidup Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) di tengah pekerjaannya yang luar biasa dalam membuat kerajaan tersebut maju pesat. Dalam pidatonya, pemimpin Amerika itu bertanya bagaimana sang pangeran tidur di malam hari.

Pangeran MbS, penguasa de facto Arab Saudi, telah menjadi tuan rumah perjalanan pertama Trump ke luar negeri dalam masa jabatan keduanya pada Rabu.

Trump mendapat tepuk tangan meriah setelah mengatakan bahwa Riyadh telah menjadi pusat bisnis dunia utama sebelum bertanya, dengan jelas mengabaikan teleprompter: "Mohammed, apakah Anda tidur di malam hari? Bagaimana Anda tidur?"

"Pekerjaan yang luar biasa. Dia gelisah seperti sebagian dari kita, gelisah sepanjang malam, 'Bagaimana caranya agar saya bisa membuatnya lebih baik?' Mereka yang tidak gelisah, merekalah yang tidak akan pernah membawa Anda ke tanah yang dijanjikan," lanjut Trump, seperti dikutip Daily Beast, Kamis (15/5/2025).

Baca Juga: Ini Cara Unik Pangeran MBS Menyenangkan Donald Trump

Kemudian kembali ke teks pidato, Trump menambahkan, "Para kritikus meragukan bahwa apa yang telah Anda lakukan itu mungkin, tetapi selama delapan tahun terakhir. Arab Saudi telah membuktikan bahwa para kritikus itu sepenuhnya salah."

"Oh, apa yang saya lakukan untuk putra mahkota," imbuh Trump, setelah mengatakan bahwa dia mencabut sanksi terhadap Suriah atas permintaan MbS dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Tidur mungkin ada dalam pikiran Presiden Trump, di mana dia terlihat tertidur dan terbangun selama upacara penyambutan setelah mendarat dengan penerbangan red-eye dari Washington DC ke Riyadh.

Trump mengatakan Kerajaan Arab Saudi sekarang menjadi "pusat dunia".

"Kami sedang oleng, Amerika Serikat adalah negara terpanas, kecuali negara Anda," imbuh Trump, sambil menunjuk pangeran Saudi tersebut.

Trump mendapat tepuk tangan meriah lagi setelah mengumumkan bahwa dia melunakkan sikap Amerika terhadap Suriah.

"Ada pemerintahan baru yang diharapkan akan berhasil menstabilkan negara dan menjaga perdamaian. Itulah yang ingin kami lihat di Suriah," katanya, merujuk pada kudeta yang menggulingkan diktator Bashar al-Assad pada bulan Desember 2024.

Dia menambahkan bahwa dirinya telah dijadwalkan untuk bertemu dengan pemimpin baru Suriah, Presiden Ahmed al-Shara. Pertemuan itu terlaksana pada hari Rabu.

Trump menjelaskan dengan jelas di mana dia melihat ancaman terbesar bagi perdamaian Timur Tengah, dengan mengatakan: "Yang terbesar dan paling merusak dari kekuatan-kekuatan ini adalah rezim di Iran, yang telah menyebabkan penderitaan yang tak terbayangkan di Suriah, Lebanon, Gaza, Irak, Yaman, dan sekitarnya."

Setelah bermandikan pujian di atas panggung sendirian setelah tampil membawakan lagu Lee Greenwood "God Bless the USA", Trump berterima kasih kepada tuan rumahnya di Saudi dengan mengeklaim bahwa jika dia menjadi presiden selama empat tahun sebelumnya, konflik Ukraina-Rusia dan serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 tidak akan pernah terjadi.

Para CEO dari beberapa perusahaan terbesar Amerika hadir di antara hadirin bersama dengan anggota keluarga Kerajaan Arab Saudi dan para pemimpin bisnis Arab. Kepala Tesla Elon Musk mendengarkan, begitu pula mantan temannya yang menjadi rivalnya; Sam Altman, kepala OpenAI.

Trump memanfaatkan kesempatan itu untuk menyindir bos Apple Tim Cook, memuji kepala eksekutif Nvidia Jensen Huang pada satu titik dan menambahkan: "Tim Cook tidak ada di sini, tetapi Anda ada."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Trump Murka Harga BBM...
Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan
Rekomendasi
Perkuat Daya Saing,...
Perkuat Daya Saing, LOTTE Chemical Indonesia Raih Tiga Sertifikasi ISO
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Tilep Rp2 Miliar, Mantan...
Tilep Rp2 Miliar, Mantan Ketua PN Kudus Dipecat
Berita Terkini
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Infografis
Waspada! Gejala Kolesterol...
Waspada! Gejala Kolesterol Tinggi di Jari Kaki pada Malam Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved